Pengedar Sabu-Sabu Muharto Digelandang

 
MALANG – Satresnarkoba Polres Makota, menciduk tiga pelaku jaringan narkoba jenis sabu-sabu dari dua jaringan berbeda. FNT alias Tompel, 30 tahun, MH alias Hewod 32 tahun dan NR alias Rembes 27 tahun, semuanya warga Jalan Muharto VB, Kecamatan Kedungkandang, digelandang ke Mapolres Makota Jalan JA Suprapto, pada awal Maret lalu.
Dari penangkapan ini, Polres Makota menyita barang bukti sabu total seberat 5,6 gram. Dari FNT, polisi menyita 4,8 gram sabu. Sementara, MH dan NR yang tertangkap bersama, membawa sabu seberat masing-masing 0,22 gram dan 0,61 gram.
“Berawal dari informasi masyarakat, kita menangkap FNT di rumahnya pada pukul 23.30 WIB,” kata KBO Satresnarkoba Polres Makota, Ipda Bambang Heryanta kepada wartawan.
Saat diciduk di rumahnya, FNT yang masih tertidur pulas, tak bisa mengelak dari interogasi polisi. Akhirnya, polisi menemukan empat plastik klip dengan total berat 4,8 gram sabu yang menjadi barang bukti penting untuk membongkar jaringan FNT. Tiga klip di antaranya, ditemukan di saku FNT.
“Dia mengaku mendapat sabu dari DPO berinisial AS yang saat ini sedang kami kejar. Dia ini pemain baru yang mau membangun jaringan distribusi. Tapi sudah kita ciduk duluan, dia masuk dalam kategori pengedar. Karena, dia menjual sabu-sabu tersebut kepada orang lain,” sambung perwira polisi dengan satu balok emas di pundaknya ini.
Polisi masih memburu AS yang diduga kuat memiliki jaringan masuk ke bandar besar. Terpisah, polisi juga mengamankan MH dan NR keesokan hari setelah menangkap FNT. Walaupun berbeda jaringan dengan FNT, MH dan NR adalah pemakai sabu-sabu. Pengungkapan ini berawal dari penangkapan terhadap MH yang mengantongi sabu 0,22 gram.
Setelah menerima barang ini dari DPO berinisial MAS, MH digelandang Satresnarkoba Makota. NR sendiri ikut terjaring saat penggerebekan. NR terbukti membawa sabu-sabu seberat 0,61 gram. Menurut Bambang, kedua pelaku yang terciduk ini, telah kecanduan sabu-sabu sejak tahun 2017 lalu.
Bambang menambahkan, saat ini ada 42 kasus yang sudah diungkap Satresnarkoba Polres Makota selama bulan Januari sampai Maret 2018. Dari 42 kasus ini, ada 52 orang yang ditahan di Polres Makota. (fin/jon/mar) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :