Pencuri di SMK Mutu Ditangkap

 
MALANG - Dua pemuda asal Kecamatan Turen, pagi kemarin nyaris babak belur. Mereka ditangkap warga sekitar Desa Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi, setelah kepergok mencuri helm di area parkiran sepeda motor siswa SMK Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi. Sebagai barang buktinya petugas mengamankan sebuah helm merek INK warna merah yang dicuri, serta sepeda motor Gaza N 3412 DI yang menjadi sarana beraksi. 
Keduanya adalah Ilfat Dicky Ari Widodo alias Wawan, 23, warga Jalan Tanjungsari, Kelurahan Turen. Dan, DWN alias Dewo, 16, warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Turen. Sedangkan korbannya adalah Ayu Dia Sari, siswi SMK Mutu Gondanglegi, warga Desa Krebet, Bululawang. 
"Keduanya masih kami periksa. Sebab dalam pemeriksaan, mereka ini sudah beberapa kali melakukan pencurian helm," ungkap Kanitreskrim Polsek Gondanglegi, Ipda Heriyani.
Aksi pencurian terjadi sekitar pukul 09.00. Mereka berangkat dari Turen dengan berboncengan sepeda motor Gaza. Tujuannya memang mencari sasaran helm yang akan dicuri. 
Keduanya menuju area parkiran motor siswa SMK Mutu Gondanglegi, yang dimiliki oleh M Fadli. Sebelum mencuri, mereka terlihat mondar-mandir sembari mengawasi situasi. Ketika sepi, mereka kembali lagi dan berhenti di pinggir area parkiran. 
Tersangka Ilfat menunggu di atas motor. Sedangkan Dewo, turun dari motor kemudian melompat pagar. Dengan merunduk, Dewo menuju ke sepeda motor milik korban. Selanjutnya ia mengambil helm INK yang ditaruh di atas spion. 
Begitu berhasil mengambil, mereka lalu berniat kabur. Tetapi apes, belum sempat meninggalkan area parkir, aksinya diketahui oleh M Fadli, yang lantas meneriaki maling. Keduanya yang ketakutan membuang helm dan berusaha untuk kabur. 
Warga sekitar yang mendengar, lantas mengejar kedua tersangka. Hasilnya jarak sekitar 50 meter, keduanya berhasil ditangkap. Sempat dipukuli sebelum akhirnya diserahkan ke petugas Polsek Gondanglegi. 
Dalam pemeriksaan, tersangka Ilfat mengaku sudah 12 kali mencuri helm, sejak awal 2018 lalu. Aksinya selalu dilakukan dengan Dewo. Selain di wilayah Kecamatan Gondanglegi, juga di Kecamatan Bululawang serta Turen. 
"Helm curian saya jual ke seorang pedagang helm di Turen, antara Rp 40 ribu sampai Rp 100 ribu. Uangnya kami bagi berdua untuk membeli bensin dan rokok," tutur tersangka Ilfat. (agp)

Berita Terkait

Berita Lainnya :