Gara-gara Pihak Ketiga

 
BERALASAN karena masalah ekonomi dan adanya ikut campur orangtua dalam urusan rumah tangga, Ronald, warga Kecamatan Ampelgading, mengajukan cerai ke Pengadilan Negeri Kepanjen. Ronald menceraikan Amel, istrinya karena merasa sudah tidak dihargai sebagai seorang suami. 
"Pengajuan cerainya sudah diputus oleh Pengadilan Negeri Kepanjen, sepekan lalu. Ronald menceraikan Amel, karena selain faktor ekonomi, juga adanya ikut campur orangtua serta pihak ketiga," ungkap Agus Salim Ghozali, SH, pengacara Ronald. 
Ronald dan Amel ini, menikah pada tahun 2000 lalu. Mereka menikah di hadapan Pendeta dengan disaksikan kedua pihak keluarga. Dari pernikahannya tersebut, mereka dikaruniai dua orang anak. Selama tujuh tahun menikah, mereka hidup bahagia tanpa ada masalah. 
Meskipun kehidupan mereka sangat sederhana karena Ronald hanya bekerja sebagai sopir truk barang ke luar kota.  Namun pada 2007, karena persoalan ekonomi dan terbelit hutang, Ronald mengikhlaskan Amel untuk bekerja sebagai TKW di Taiwan. 
Selama empat tahun, Amel selalu berkirim yang kepada Ronald dan anak-anaknya. Uang kirimannya selain untuk membayar utang, juga modal usaha kecil-kecilan untuk masa depan. Namun setelah empat tahun berlalu, Amel sudah tidak pernah lagi berkirim uang. 
Amel memilih mengirim uang kepada orangtuanya, tanpa sepengetahuan Ronald. Padahal kedua anaknya juga masih membutuhkan biaya yang cukup besar.  Mengetahui hal itu, Ronald mencoba meminta penjelasan kepada Amel, melalui saluran telepon. 
Tetapi bukannya masalah selesai, keduanya malah terlibat pertengkaran. Amel tetap saja pada pendiriannya.  Karena tak ingin rumah tangganya berantakan, Ronald mencoba bersabar. Tetapi sama sekali tidak ada penyelesaian. 
Bahkan Ronald mendengar kabar kalau Amel, telah menjalin hubungan dengan pria lain di luar negeri. Lantaran sudah tidak tahan dengan kondisi rumah tangganya yang berantakan, Ronald pun akhirnya mengajukan cerai ke PN Kepanjen. (agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...