magista scarpe da calcio Bentuk Tim Khusus Penipuan Online


Bentuk Tim Khusus Penipuan Online

 
MALANG – Polres Makota geregetan melihat aksi penipuan online yang menjadikan warga Kota Malang sebagi korban. Apalagi, korban terus berjatuhan meski sudah banyak memakan korban.
Kemarin, Kapolres Makota, AKBP Hoiruddin Hasibuan membentuk timsus kasus penipuan online berjumlah 8 orang. Semua polisi yang masuk dalam timsus, adalah anggota Satreskrim Polres Makota.
“Akhir-akhir ini, kasus penipuan online terus meningkat, bahkan di Kota Malang,” kata Hoiruddin kepada wartawan di mako Polres Makota, kemarin pagi. 
Menurut Kapolres, timsus tersebut diberi tugas melacak pelaku penipuan online yang meresahkan banyak warga masyarakat. Kasus Mirna Cempluk yang sudah ditangani oleh Polres Batu, tak serta merta menghentikan langkah Polres Makota untuk bikin timsus.
Selain kasus Mirna Cempluk yang menipu ratusan orang, Polres Makota juga menerima laporan penipuan online dengan berbagai macam kedok. Misalnnya, modus jualan kamera di Instagram dan mengaku dari perusahaan taksi online untuk beri bonus. Bahkan, modus mengaku polisi lewat sambungan smartphone juga terjadi.
“Saya pun sempat hampir jadi korban penipuan lewat telepon, mengaku jenderal bintang tiga. Tapi setelah saya kroscek ternyata dia penipu. Tahun 2017 ini, sejak awal tahun, sekurang-kurangnya ada 30 laporan dugaan penipuan online yang masuk. Penipuan online makin marak,” tambahnya.
Kasus-kasus dugaan penipuan online yang menumpuk di Polres Makota, akan langsung ditangani timsus. Anggota timsus penipuan online ini, tentu diperkuat tim Cyber Crime Polres Makota. Mereka dimasukkan dalam tim khusus dan dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polres Makota, AKP Heru Dwi. 
Hoiruddin menjelaskan, jaringan dan modus penipuan online melibatkan wilayah kepolisian daerah lain. Sehingga, pembentukan tim ini akan memperluas jangkauan penyelidikan terhadap para pelaku yang biasanya selalu ada di luar Kota Malang. Dia juga siap berkoordinasi dengan jajaran Polres lain di  luar Malang untuk mempermudah pelacakan pelaku terduga penipuan online.
Dia mengimbau masyarakat agar tak mudah tergoda dan menaruh kewaspadaan ekstra terhadap tawaran barang murah, investasi menggiurkan maupun bonus yang berseliweran di medsos. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Makota, AKP Heru Dwi membenarkan bahwa dia sudah ditunjuk sebagai ketua timsus penipuan online. “Benar, saya sudah ditunjuk,” tambahnya.(fin/jon)
 

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top