Kuli Bangunan pun Jadi Kurir SS

 
MALANG – Peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Malang benar-benar sudah harus menjadi perhatian serius. Bahkan, peredaran barang haram itu hingga menyentuh kalangan masyarakat bawah. Petani, pengangguran hingga kuli bangunan pun terlibat dalam peredaran barang yang menjadi musuh masyarakat itu.
Terbukti, Satuan Reskoba Polres Malang, kembali menangkap budak narkotika jenis sabu-sabu (SS), kemarin. Tersangkanya Saifudin, 40, warga Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi. Saifudin, dibekuk petugas di rumah temannya di Desa Bulupitu, Gondanglegi, ketika hendak mengkonsumsi SS.
Dari penangkapannya, polisi mengamankan barang bukti berupa sepoket SS terbungkus plastik transparan serta sebuah HP yang digunakan transaksi. 
“Barang bukti yang kami amankan tersebut, kami temukan di dalam saku celananya,” ujar Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Ahmad Taufik Syafiudin.
Menurut Taufik, penangkapan tersangka Saifudin, dari hasil pengembangkan dua budak narkotika yang ditangkap sebelumnya. Kepada penyidik, mereka mengatakan mendapat SS dari tersangka Saifudin. Berdasarkan keterangannya itulah, polisi kemudian memburu bapak satu anak itu dan berhasil menangkapnya.
“Tersangka Saifudin ini selain pemakai sabu-sabu, dia juga merupakan kurir narkoba. Pengakuannya baru dua bulan ini menjadi kurir dan pemakai narkoba,” jelas mantan Panit Reskrim Polsek Kepanjen.
“Akibat perbuatannya ini, dia kami jerat dengan Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun kurungan penjara,” sambungnya.
Dalam pemeriksaan, tersangka Saifudin mengatakan kalau dirinya hanya seorang kurir. Saat ditangkap itu, tersangka yang bekerja sebagai kuli bangunan ini, baru saja diminta membeli SS kepada seorang temannya asal Gondanglegi. Sepoket SS dibeli dengan harga Rp 200 ribu.
“Saya hanya kurir dan pemakai saja. Baru dua kali ini saya membeli SS dengan harga Rp 200 ribu. Rencananya sabu-sabu tersebut akan dipakai dengan teman. Namun belum sempat memakai, saya sudah ditangkap,”  tutur tersangka Saifudin.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :