Beli Rumah, Ternyata Ditempati Orang Lain


 
BATU - Merasa menjadi korban penipuan pengembang perumahan, Randhi Steven, 31 warga Jl Batubara Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing, Kota Malang melapor ke Satuan Reserse Kriminal, Polres Batu.
Pegawai farmasi ini melaporkan Maripin, pengembang perumahan Mountain View Residence Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo, Kota Batu karena telah melakukan penipuan dan penggelapan dua unit rumah yang dibeli oleh korban Randhi pada tahun 2014.
Penipuan dan penggelapan ini baru diketahui korban, saat bulan Mei tahun 2017 ternyata rumah tersebut sudah dihuni oleh orang lain. Diam-diam tanpa sepengetahuan korban, ternyata Maripin sudah menjual rumah milik korban tersebut ke orang lain.
“Kedatangan kami ke Polres Batu hari ini (kemarin, red) untuk menanyakan perkembangan laporan kami. Keterangan Kepolisian, kasus ini akan segera digelar perkara untuk menetapkan status Maripin sebagai tersangka,” terang Randhi.
Randhi mengatakan, permasalahan ini bermula dari pembelian rumah sebanyak dua unit di Perum Mountain View Residen Blok C nomor 13 dan 14, Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo Kota Batu. Saat itu disepakati pembayaran cicilan rumah tersebut dan pembayaran tersebut sudah dilunasi oleh korban. 
“Sudah saya lunasi, tapi rumah tersebut ternyata belum jadi. Saya pun minta kepada Maripin agar pembangunan diteruskan, Maripin minta ke saya agar rumah di KPR-kan agar pembangunan selesai, karena ia beralasan kehabisan uang,” ujar Randhi.
Maripin membujuk korban untuk mengagunkan dua sertifikat rumah di Mountain View Residen untuk diagunkan ke BTN. Saat itu proses pembangunan rumah sudah berlangsung 65 persen.
“Selepas itu, 6 bulan lebih rumah saya belum jadi tapi saya tetap nyicil ke BTN. Bulan Mei 2017, saya coba lihat rumah saya, ternyata rumah sudah jadi dan sudah ditempati oleh orang lain,” ujar korban usai mendatangi ruangan Satreskrim Polres Batu.
Saat itu korban sempat klarifikasi ke penghuni rumah miliknya tersebut, sekaligus menemui Maripin untuk meminta pertanggungjawaban.
“Hasilnya tetap hanya menjanjikan dan Maripin hanya memberikan alasan yang tidak masuk akal. Malah saat ini kita sudah sulit menelepon maupun menemuinya,” ujar Randhi.
Dari penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan oleh Maripin ini, korban menderita kerugian sebesar Rp 1,13 milIar.
“Kita berharap Kepolisian segera menindak, supaya jangan ada korban lainnya,” harapnya.
AKP Anton Widodo, Kasat Reskrim Polres Batu ketika dikonfirmasi masalah ini mengatakan akan mengecek perkembangan penyelidikan kasus ini.
“Coba nanti saya tanyakan perkembangannya ke unit yang menangani,” ujarnya. 
Sementara itu, Maripin, pengembang Mountain View Resident ketika dikonfirmasi mengenai permasalahan ini membantah hal tersebut.
“Berita itu tidak benar, nanti ada penjelasan dari wakil saya. Sekarang posisi saya masih di Surabaya, nanti saya hubungi,” ujarnya singkat sambil mengakhiri perbincangan. (dan/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :