Aktor Bacokan Gadang Akhirnya Tertangkap

 

 
MALANG - Lengkap sudah tugas Satreskrim Polres Malang Kota (Makota) untuk menyelesaikan kasus bacokan di ruko sebelah Barat Pasar Gadang, tahun 2015 lalu. Umar Farouq alias H. Robi, 45, warga Jalan Raya Gadang Gang VI Malang, berhasil dibekuk, awal Maret lalu. 
Dia ditangkap setelah menghilang selama kurang lebih tiga tahun. Kasatreskrim Polres Makota, AKP Ambuka Yudha Hardi Putra mengatakan, penangkapan terhadap aktor utama kasus yang menggegerkan Pasar Gadang itu, terjadi di Malang.
“Dia pulang ke Malang karena mendatangi rumah duka saudaranya yang meninggal dunia,” kata Ambuka.
Robi melarikan diri ke Madura setelah peristiwa bacokan itu menjadi viral Malang. Sama seperti pelaku lain yang sudah dihukum, Robi dijerat pasal 170 KUHP tentang penganiayaan.
Saat digelandang ke ruang Satreskrim Polres Makota, tangannya mengenakan borgol. Dia juga masih membawa sarung, dan dikawal lima tim anggota Hunter Makota. Kasus bacokan itu sendiri, terjadi pada 29 November 2015. 
Korbannya, adalah Muhammad Sodiq, 40, warga Jalan Raya Gadang XXI Malang. Dia diserang tujuh orang bersenjata celurit. Saat itu, Sodiq sedang duduk-duduk di depan ruko toko modern dan rental PS Jalan Satsuit Tubun.
Tiba-tiba, tujuh orang turun dari dua mobil dan membawa senjata tajam. Tanpa banyak bicara, gerombolan ini berusaha membacok Sodiq. Dalam sebuah video Youtube berjudul Malang Carok Massal, Sodiq hanya melawan dengan melemparkan kursi ke salah satu pelaku. 
Namun, karena kalah jumlah, dia akhirnya terjatuh karena bacokan lawan. Sodiq pun terkapar dengan luka bacok di punggung, paha, perut serta dua jari kanan yang putus. Paska membacok korban, para pelaku lari dengan mobil Honda CRV, B 1193 FJ dan Toyota Innova L 1706 RS. 
Setelah penyelidikan polisi, enam pelaku tertangkap. Namun, hanya Robi saja yang sempat berhasil kabur dari kejaran polisi. Tertangkap Robi ini, diakui beberapa petugas lebih ekstra hat-hati dalam melakukan pengamanan. 
“Terutama saat sidang nanti. Jangan sampai ada aksi balasan. Sebab, saat sidang enam tersangka sebelumnya, banyak keluarga korban yang datang. Nah, kini terhadap tersangka ini, juga akan dilakukan penjagaan ekstra,” ucap seorang petugas. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :