Hanya Bertahan Sembilan Bulan

 
PERTENGKARAN adalah bumbu rumah tangga. Rumah tangga sebagai upaya mempersatukan dua orang yang berbeda, sudah pasti mengalami pasang surut, kadang bahagia, kadang penuh nestapa. Meski demikian, Amel, 20, dan Ronald, 24, warga Kecamatan/Kota Batu, hanya merasakan duka.
Karena, pernikahan mereka hanya bertahan sembilan bulan, sebelum akhirnya Amel dipulangkan ke rumah orangtuanya oleh Ronald. Cerita rumah tangga yang belum seumur jagung itu, tertuang di dalam berkas gugatan Amel kepada Ronald. 
Amel yang lulusan SMP, bekerja sebagai buruh harian lepas, bertemu dengan Ronald yang seorang karyawan swasta. Pada 31 Desember 2015, mereka memutuskan menikah. Amel sendiri baru berusia 18 tahun. 
Di hadapan penghulu di KUA Kecamatan Batu, Ronald mengucap janji sumpah setia kepada Amel. Tapi, gita cinta rumah tangga Amel, hanya bertahan enam bulan saja. Karena, pada bulan Juli 2016, Amel mulai sering bertengkar dengan Ronald.
Amel menuduh Ronald tidak menafkahinya secara cukup. Saling bentak, saling menyakiti dengan kata-kata kasar, sudah menjadi makanan harian pernikahan Amel dan Ronald. Selama dua bulan, rumah tangga Amel dan Ronald seperti perang dunia ketiga. 
Bahkan, Ronald sempat mengeluarkan kata cerai satu kali saat bertengkar dengan Amel. Akhirnya, puncak pertengkaran terjadi pada September 2016. Setelah bertengkar hebat, Amel akhirnya dipulangkan oleh Ronald ke rumah orangtua Amel. 
Padahal, saat itu Amel sedang bersiap-siap melahirkan anak pertama. Namun, Ronald tanpa hati tak peduli dengan jabang bayi yang merupakan darah dagingnya. Akhirnya, Amel terpaksa harus melahirkan anaknya tanpa kehadiran suami. 
Dia pun bekerja sebisa mungkin, untuk menghidupi anaknya yang saat ini telah berusia satu tahun lebih. Kondisi status menikah tapi tanpa suami ini, berjalan selama satu tahun empat bulan. Amel yang tak tahan dengan kondisi ini, akhirnya menggugat cerai Ronald, 22 Januari 2018.
Putusan cerai pun ditetapkan oleh hakim Pengadilan Agama Malang. Ketua majelis hakim sidang perceraian Amel, Dra Hj Siti Aminah MH, mengabulkan permintaan cerai Amel. Karena Ronald tidak datang, putusan pun dibuat secara verstek. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :