Viral, TKW Ditelantarkan PJTKI


 
MALANG - Warganet Malang heboh dengan sebuah unggahan di salah satu forum Facebook kemarin. Sebuah unggahan dari akun Ayuk Santikah Ayuk serta beberapa akun lain, menampilkan sebuah video dengan gambar seorang wanita kurus, yang menutup mata dan dikelilingi banyak wanita lain.
Dalam video yang diunggah dengan waktu kurang lebih 57 detik tersebut, wanita ini disebut sedang sekarat dan sesekali dadanya dielus oleh teman wanitanya. Ungkapan istigfar dari para wanita di sekitar, membuat video tersebut makin dramatis. 
Sepanjang video, wanita yang dipeluk ini sama sekali tidak membuka matanya. Dalam unggahan yang juga dipost di akun pribadi Ayuk Santikah Ayuk, keterangan dalam video tersebut, mengatakan bahwa wanita yang memejamkan mata, diklaim bernama Nurhayati. 
Di dalam video itu, wanita itu disebut berasal dari Sumbawa NTB, dan ditampung di PT Citra Karya Sejati (CKS) Jalan Rajasa 189 Bumiayu Kedungkandang. Disebut-sebut, wanita ini diperas pihak PT. Dalam keadaan sakit, wanita ini disebut pernah muntah darah. 
Unggahan dari netizen ini, juga mengklaim TKW di PT CKS ditampung dalam kondisi buruk. Dalam unggahan ini, TKW yang gagal berangkat, diklaim tetap diminta membayar uang ganti rugi jika ingin pulang kampung.
Lalu, pihak yang mengklaim membuat postingan ini, mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke BP3TKI, namun diklaim belum ada langkah konkrit. TKW bernama Nurhayati itu, juga disebut masih mengalami perlakuan tidak baik di penampungan. 
TKW disinyalir juga harus membayar Rp 150.000 per hari selama tinggal di penampungan. Unggahan ini lebih dari 1680 kali dibagikan. Komentar netizen pun bertebaran di unggahan tersebut. Pro kontra pun muncul. 
Pantauan Malang Post, sebagian besar netizen, mengutuk PT CKS karena menelantarkan tenaga kerja. Namun, sebagian kecil, yang mengaku menjadi tenaga kerja di PT tersebut, melontarkan pembelaan. Akun Nouna Kepho mengklaim para netizen sok tahu. 
“Jangan menilai apa yang kalian gak tahu. Ini saya ada di PT CKS bareng sama anak itu, dia sehat-sehat saja. Jadi jangan kepo semua,” kicaunya.
Begitu juga, akun Nobie e Nobie, membela PT CKS, dengan mengklaim sudah berkunjung ke PT CKS kemarin.
“Saya alumni PT Citra Karya Sejati, CKS dan saya baru saja ke sana untuk silaturahmi. Alhamdulilah saya dan teman-teman saya diproses dengan baik, juga tidak ada kekerasan di PT tersebut. Memang banyak teman yang mengalami kejadian aneh seperti kerasukan,” tambah akun tersebut.
Namun netizen tidak percaya begitu saja karena video tersebut menggambarkan kondisi wanita yang diklaim bernama Nurhayati kurus kering. Akun Ayuk Santikah Ayuk, mempertanyakan mengapa kondisi wanita dalam video itu mengenaskan. 
“Kalau memang kesurupan, kenapa kondisinya kurus kering begitu. Kalau kesurupan, kenapa pihak PT tidak langsung komen,” timpal akun ini kritis. Akun Ayuk Santikah Ayuk mengklaim Nurhayati telah satu tahun berada di PT tersebut, dan badannya tidak sekurus di dalam video ini ketika kali pertama datang. 
“Narasumber TS juga siap bertanggungjawab dengan adanya postingan video ini, dia punya bukti rekaman telepon mereka menangis-nangis minta tolong, semoga Disnaker Malang bisa menangani kasus ini,” tambahnya. 
Malang Post sendiri, melakukan penelusuran terhadap PT CKS yang diklaim melakukan penelantaran terhadap tenaga kerjanya. Dari pencarian Google, PT CKS tidak beralamat di Jalan Rajasa 189 Bumiayu, namun Jalan Raya Sawojajar 44 Kedungkandang. 
Dalam website resmi Dinas Tenaga Kerja Kota Malang, PT CKS, juga didaftarkan sebagai perusahaan penyalur jasa TKW dan beralamat di Jalan Raya Sawojajar 44. Namun, tidak ditemukan plang PT CKS di Jalan Raya Sawojajar 44. Kondisi rumah pun sepi. 
Sedangkan di Jalan Rajasa Bumiayu, hanya ada gedung besar, dengan pagar tinggi berwarna hitam yang tertutup. Dari pinggir jalan, plang kecil bertuliskan PT CKS dengan tanda panah ke arah gedung. Plang ini terlihat cukup jelas dari Jalan Rajasa. 
Tapi PT CKS di Jalan Rajasa, tidak bernama Citra Karya Sejati, melainkan BLK Luar Negeri Central Karya Semesta. Sayangnya, tidak ada satupun dari pihak pemilik gedung mmeberikan konfirmasi. Pintu gerbang tertutup dan terkunci rapat. (fin/mar)

Berita Lainnya :