Satpam Tidur, Pabrik Rokok Dibobol


 
MALANG – Pabrik Rokok (PR) Jaya Pratama, di Jalan Sonotengah, Desa Kebonagung, Pakisaji, dibobol maling, Sabtu (17/3) dini hari. Pelaku yang diperkirakan beraksi lebih dari seorang ini, berhasil menggondol uang tunai sebesar Rp 150 juta. Kini kasusnya masih dalam penyelidikan polisi.
“Kasus pencurian itu, sudah kami tangani. Pelakunya sedang kami selidiki, dengan mencari keterangan beberapa saksi,” ujar Kanitreskrim Polsek Pakisaji, Ipda Sigit Kurniawan.
Informasi yang diperoleh, aksi pencurian diperkirakan terjadi pada tengah malam. Saat kejadian pabrik sedang dijaga oleh Romsiyanto, 49, warga Kabupaten Sumenep, Madura. Namun ketika kejadian, saksi sedang terlelap tidur.
“Pelaku masuk ke dalam area pabrik, dengan cara memanjat pagar dinding belakang pabrik. Setelah itu, pelaku berjalan mengendap menuju ruang kantor. Selanjutnya dengan sebuah obeng, pelaku lantas mencongkel jendela,” urainya.
“Begitu berhasil masuk ke dalam kantor, pelaku langsung menuju ke ruang direktur. Di dalam ruangan ini, pelaku merusak laci meja. Selanjutnya mengambil uang tunai sebesar Rp 150 juta, yang kemudian kabur lewat jalan semula,” tambah Sigit.
Kejadian pencurian itu, baru diketahui sekitar pukul 04.00 ketika Romsiyanto, terbangun dari tidur. Ia yang saat itu hendak mengambil sesuatu di belakang, melihat kondisi kantornya sudah berantakan. Termasuk ruang direktur yang juga acak-acakan, dengan jendela kantor terbuka.
Yakin kalau kantor tempatnya bekerja dibobol maling, saksi lantas memberitahukan kejadian itu kepada pimpinannya. Selanjutnya melaporkannya ke petugas Polsek Pakisaji. Polisi yang mendapat laporan, langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dari hasil olah TKP tersebut, petugas mendapat beberapa bukti petunjuk. Selain obeng milik pelaku yang digunakan mencongkel jendela tertinggal, polisi juga mengamankan rekaman CCTV pencurian tersebut.
“Kami masih dalami kasusnya. Termasuk apakah adanya kemungkinan keterlibatan orang dalam. Kami sudah pegang beberapa informasi kuat. Dari bukti yang ada, semoga pelakunya bisa secepatnya terungkap,” pungkas perwira ini. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...