Gerak Cepat Tangani Viral Penelantaran TKW


 
MALANG - Pemprov Jatim, P4TKi, Pemerintah Kota Malang dan Polres Malang Kota (Makota) segera merespon kasus dugaan penelantaran TKW yang ternyata bernama Elmi dari Sumbawa NTB, diklaim sakit parah di penampungan PT Citra Karya Sejati, Jalan Rajasa Bumiayu Malang. 
Pemerintah langsung merespon berita yang viral di media sosial Informasi Malang Raya Independen ini dengan menurunkan petugas untuk cek lokasi. Kasatreskrim Polres Makota, AKP Ambuka Yudha Hardi Putra, membenarkan bahwa petugas polisi sudah melakukan cek lokasi, serta mencari keterangan tentang kasus ini. Meski demikian, Ambuka menyebut kasusnya masih dalam tahapan pendalaman.
 “Masih didalami,” papar dia.
Keterlibatan polisi dalam kasus ini, tak lepas dari curhatan para netizen, yang viral di media sosial tentang kondisi Elmi, TWK asal Sumbawa NTB yang sakit keras. Dalam postingan yang juga diunggah secara pribadi oleh akun Facebook seperti Ayuk Santikah Ayuk, Nurhayati diklaim sedang sekarat.
Postingan tersebut, juga disisipi dengan sebuah video dengan durasi 57 detik yang menggambarkan kondisi wanita yang diklaim bernama Nurhayati namun sebenarnya Elmi. Dalam keterangan video, wanita tersebut diklaim tidak sadar, dan sempat mengalami muntah darah. Kondisi tubuhnya juga kurus kering.
Banyak netizen yang berkomentar, bahwa perlakuan PT tersebut dianggap tidak manusiawi terhadap Elmi. Banyak awak media yang datang langsung ke lokasi setelah pemberitaan soal kasus ini meledak. Gerbang tinggi PT CKS, mencantumkan nama BLK Luar Negeri Central Karya Semesta ‪Jalan Rajasa 189 Bumiayu‬.
Di depan pintu, ada seorang wanita yang berdiri dan membukakan pintu kepada awak media yang datang. Dia menanyakan maksud tujuan kedatangan awak media ke lokasi. Dia langsung memanggilkan seseorang, yang diklaim menjadi staf dari PT CKS. 
Wanita itu pun bercerita bahwa Elmi memang ada di dalam penampungan. Hanya, Elmi diklaim tidak lagi berada di dalam penampungan, tapi dipindahkan ke rumah sakit. Meski demikian, wanita ini tidak tahu ke mana Elmi dirawat. 
Tak lama kemudian, datanglah seorang perempuan lain, kali ini memakai baju seragam PT CKS. Wanita itu meminta wartawan, untuk bertanya ke Polres Makota soal kasus ini.
“Silakan ke Polres saja,” ujarnya pendek, lalu menutup pintu besar dan mengunci gerbang tersebut. 
Sementara itu, Muhammad Iqbal dari P4TKI Malang mengatakan bahwa kedatangannya ke PT CKS adalah untuk mengecek kondisi TKW yang viral. Dia pun membenarkan bahwa kondisi TKW tersebut memang sakit. Menurut Iqbal, TKW yang bersangkutan mengalami sakit maag biasa, bukan sakit parah.
“Kita datang untuk melakukan pengecekan terkait TKW yang viral itu. Saat kita cek, dia memang sakit tapi sakit maag. Dia juga dibawa ke Unit PPA Reskrim Polres Makota untuk penyelidikan,” kata Iqbal. 
Sementara menurut Iqbal terkait informasi soal TKW harus membayar Rp 150 ribu per hari adalah tidak benar. Yang benar menurutnya TKW tersebut sudah berangkat ke luar negeri. Kontraknya adalah dua tahun di luar negeri. Namun baru beberapa minggu, Nurhayati sakit dan pulang serta ditampung di PJTKI terkait. (fin/mar)

Berita Lainnya :