Usai Ngobrol Tewas di Sungai

 
MALANG – Masyarakat sekitar Perum Gardenia, Desa Saptorenggo, Pakis, siang kemarin geger dengan kematian Bandi, 61. Warga Dusun Bulurejo, Desa Saptorenggo, Pakis ini, ditemukan terkelungkup di sungai kering, sudah dalam kondisi tak bernyawa. Dugaannya, korban meninggal dunia karena sakit yang dialaminya. 
“Korban meninggal dunia karena sakit. Tidak ada bekas tanda kekerasan di tubuhnya. Bahkan, sebelumnya korban juga sempat ngobrol dengan Ketua RT,” ungkap Kanitreskrim Polsek Pakis, Aiptu Teguh Darmawan.
Peristiwa ini, terjadi sekitar pukul 09.50. Sebelum ditemukan tak bernyawa, sekitar pukul 08.00 korban diketahui keluar rumah. Ia tidak pamit sama Yunanik, istrinya kemana perginya. Namun sebelum pergi korban sempat mengkonsumsi obat. 
Selama ini, korban memang diketahui memiliki riwayat sakit darah tinggi, diabetes, jantung serta liver (komplikasi). Setelah minum obat, korban langsung keluar rumah. Keluarga yang mengetahui tidak bertanya, karena dikira hanya jalan-jalan di perkampungan.
Sekitar pukul 09.30, korban diketahui duduk di dinding pembatas sungai kering di TKP. Bahkan, saat itu korban sempat bertemu dengan Nurhasim, Ketua RT04 setempat. Mereka sempat ngobrol sebentar, kemudian Nurhasim pulang ke rumahnya, lantaran baru bekerja.
Selang 20 menit kemudian, saksi Muhammad Ridwan Syah, warga sekitar sedang menyapu halaman rumahnya. Ketika melihat ke sungai kering, ia kaget karena ada tubuh manusia yang tertelungkup. Takut ada apa-apa, saksi kemudian memberitahu warga sekitar.
Selanjutnya setelah dicek, ternyata tubuh itu adalah Bandi. Kondisinya sudah tidak bernyawa. Akhirnya warga lantas menghubungi keluarganya, sekaligus melaporkannya ke petugas Polsek Pakis. Polisi datang bersama dengan petugas medis Puskesmas Pakis, untuk mengidentifikasi tubuh korban. (agp/mar) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...