Rekening Mirna Cempluk Hanya Berisi Rp 950 Ribu

BATU - Korban penipuan Julisa Cancerita alias Mirna Cempluk, 32, Jl Telaga Golf Araya, Kota Malang sempat digemparkan beredarnya isu, bahwa saat penangkapan Mirna, polisi mengamankan dana sebesar Rp 951 juta.
Kabar ini tentu saja membuat geger para korban, mereka berusaha untuk mendapatkan informasi terkait dana tersebut. Pasalnya, para korban sangat berharap mendapatkan ganti dari harta benda milik Mirna Cempluk.
Begitu mendengar ada kabar polisi mengamankan dana sebesar Rp 951 juta, para korban pun langsung berusaha mencari informasi. “Benar gak sih, informasi bahwa Polres Batu mengamankan dana sebesar Rp 951 juta, teman-teman tanya ke saya semua,” ujar salah seorang korban kepada Malang Post.
Terlebih, informasi yang berkembang, polisi mengamankan banyak rekening bank milik Mirna, mulai dari BCA, BRI dan BNI. Mereka menduga di dalam rekening tersebut masih tersimpan uang milik para korban yang diterima oleh Mirna.
Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto mengatakan, penyidik sudah memeriksa buku rekening dan aliran dana di rekening korban. Pemeriksaan sementara menyebutkan, dana yang tersimpan di dalam rekening hanya Rp 950 ribu.
 “Di rekening itu hanya tersimpan uang Rp 950 ribu, jadi isu yang berkembang tidak benar. Rekening Mirna itu tidak ada duitnya,” ujar Buher, panggilan akrab Kapolres. Uang yang dimiliki Mirna sudah habis untuk dipergunakan menutup tuntutan korban yang meminta modal dan profitnya.
Meski demikian, polisi terus melakukan penyelidikan untuk mencari tahu, kemungkinan Mirna menyimpan uang milik para korban di tempat yang lain. Namun hingga saat ini belum ada titik terang terkait dugaan tersebut. Lebih lanjut Buher menjelaskan, saat ini penyidik terus melakukan pemeriksaan kepada Mirna. Termasuk menerima laporan dari korban, kemarin (4/8) satu lagi korban Mirna yang berdomisili di Kota Batu melapor kepada Polres Batu. 
 “Sejauh ini masih ada empat TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Batu, kami meminta kepada korban lain yang belum melapor agar melapor ke Polres Batu,” terang kapolres.
Sementara itu, seperti prediksi yang dimuat Malang Post sebelumnya, rumah di Araya, bukan rumah pribadi Mirna Cempluk. Tersangka selama ini menyewa rumah tersebut. Sehingga rumah itu tidak bisa dikatakan sebagai aset Mirna Cempluk.(dan)
 

Berita Lainnya :