Kecanduan Game, Bobol Kotak Amal


 
MALANG - Usaha pencurian pertama sempat gagal, namun sama sekali tidak menyiutkan nyali Novan Bagus Prasetyo, 17, untuk tetap mencuri. Ketika beraksi lagi, warga Dusun Madyorenggo, Desa Talok, Turen ini, langsung ditangkap warga, dini hari kemarin.
Novan diketahui hendak mencuri kotak amal musala Al Hasyim, di desanya. Lantaran usianya masih di bawah umur, usai dimintai keterangan, tersangka langsung dilimpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang. 
“Kami limpahkan ke UPPA karena masih anak-anak. Barang bukti yang kami amankan adalah uang Rp 162.000, sebuah batang kayu dan alat tang untuk mencuri,” terang Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Eko Hari Utomo.
Pencurian ini, terjadi dini hari kemarin. Tersangka yang diketahui tidak sekolah ini, sekitar pukul 00.30, diketahui oleh warga masuk ke dalam musala. Ia masuk lewat pintu depan yang tidak terkunci. 
Begitu di dalam, dengan modal tang yang dibawanya, Novan lantas berusaha merusak gembok kotak amal. Namun upayanya ini gagal, lantaran diketahui oleh warga. Novan yang ketakutan memilih kabur. Tetapi nyatanya itu tidak membuatnya takut. 
Sekitar pukul 02.00, setelah mengawasi sekitar musala sepi, Novan datang lagi. Ia kemudian masuk ke dalam musala untuk mengulangi aksinya. Ketika beraksi kali keduanya inilah, warga yang sudah menyanggong dan mengintainya lantas menggerebek. 
Novan tidak bisa kabur. Ia pasrah ketika diamankan warga, yang kemudian membawanya ke Mapolsek Turen. 
“Dari pengakuannya, dia tidak sekali saja mencuri kotak amal. Tetapi sudah beberapa kali mencuri kotak amal di lain tempat,” jelas mantan KBO Reskrim Polres Malang ini.
Sementara itu, dalam keterangannya tersangka Novan nekat mencuri kotak amal karena kecanduan bermain game.
“Saya mencuri sendirian. Uangnya untuk jajan dan bermain game,” tutur Novan. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :