Operasi Keselamatan 2018 Tekan Angka Kecelakaan


MALANG -  Polres Malang menggelar operasi gabungan bersama Dishub Kabupaten Malang dan Denpom TNI-AD di kawasan Pakisaji, pagi kemarin. Mulai pukul 09.30 sampai 11.30, petugas menyisir 223 kendaraan yang melakukan pelanggaran lalu lintas.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang, Ipda Ahmad Taufik mengatakan, ada 52 pengendara yang melanggar aturan lalu lintas kepolisian. “Ada tindak tilang untuk 52 pengendara, sementara ada 150 teguran secara lisan maupun tertulis,” terangnya.
Menurut Taufik, tilang dan teguran diberikan kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Misalnya saja, tidak ada spion, tidak mengenakan helm untuk pengendara roda dua, serta tidak memakai sabuk pengaman untuk pengendara roda empat.
Dia menegaskan, Ops Keselamatan 2018 akan terus digalakkan demi menekan angka kecelakaan di kawasan Kabupaten Malang. Sementara itu, Satlantas Polres Makota, juga melaksanakan operasi lalu lintas.
Sedangkan Kanit Turjawali Polres Malang Kota (Makota), Ipda Luhur Santoso menerangkan, ada 227 pengendara yang ditegur dan 65 pengendara yang ditilang dalam operasi penindakan dan pelanggaran (dakgar).  Luhur merinci, Ops Keselamatan Semeru 2018 kemarin, dilaksanakan di berbagai titik.
“Untuk operasi yang dilaksanakan Polres Makota, kita melakukan teguran 102 kendaraan, dan 38 tilang,” terang Luhur kepada Malang Post kemarin. Sedangkan, operasi di Polsek Klojen, melayangkan 9 tilang dan 25 teguran lisan.
Polsek Blimbing menegur 25 pengendara, sedangkan Polsek Kedungkandang menegur 25 pengendara dan menilang 7 pengendara. Polsek Lowokwaru, menegur 25 pengguna jalan yang lalai, dan menilang tujuh pengendara. Terakhir, Polsek Sukun menegur 25 pengendara dan menilang 4 pengendara. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :