Main PS, Wajah Ditendang


MALANG - Polsek Turen mengungkap kasus penganiayaan yang terjadi di Desa Undaan, Turen. Pelakunya adalah Mochamad Nur Efendik alias Kabul, 27, warga Desa Undaan. Ia menendang wajah Mat Holis, 23, warga Dusun Krajan RT14 RW02 Desa Gajahrejo, Gedangan, Sabtu (17/3) lalu.
Dari keterangan yang dihimpun, kejadian penganiayaan dimulai saat korban Mat Holis sedang bermain  Play Station (PS) di rumah Robby, 27, temannya yang tinggal di Jalan Raya Undaan RT03 RW11 Turen.  Mat Holis memainkan game hingga sekitar pukul 23.00.
Tiba-tiba saja, Kabul mendatangi korban. “Tanpa alasan yang jelas, pelaku menendang muka korban dan mengenai bagian wajah sebelah kiri hingga mata kiri korban bengkak dan memar,” ujar Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Hari Eko Utomo, dikonfirmasi Malang Post.
 Setelah menendang wajah korban, pelaku langsung meninggalkan lokasi. Korban sendiri terkapar. Karena, wajahnya bengkak dan menghitam. Akibat kejadian tersebut, korban yang tidak terima akhirnya melapor ke Polsek Turen, Senin (19/3). Dia membawa hasil visum dan foto wajahnya yang bengkak menghitam.
Setelah menerima laporan ini, Polsek Turen langsung melakukan penyelidikan. Kabul ditangkap di rumahnya dan tidak mengelak. Barang bukti yang disita, adalah sandal jepit merek Ando yang dipakai untuk menendang wajah korban. Kabul diamankan ke Mapolsek Turen untuk dimintai keterangan.
Kepada petugas, Kabul mengaku tersinggung dengan perkataan korban. “Motif pelaku menendang korban, adalah sakit hati dan tersinggung. Pelaku mendapat kabar dari orang lain bahwa korban sering mengolok-olok pelaku. Tapi, ketika dikonfirmasi, korban tidak mengakui,” jelas Eko. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...