Janji Dinikahi Ternyata Hanya Dicabuli


MALANG - Satreskrim Polres Malang menggelandang pelaku pencabulan anak di bawah umur ke unit PPA. Kemarin, Vivin Rikwanda, 25, pemuda Desa Sumbertangkil, Tirtoyudo, diperiksa karena diduga mencabuli Mawar (nama samaran), 17, warga Dampit.
Dari keterangan yang dihimpun, penggerebekan terhadap Vivin tak lepas dari pengaduan orangtua dari Mawar yang tidak terima anaknya dicabuli. Kanit PPA Satreskrim Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana mengatakan, tersangka sudah mengakui perbuatannya.
“Dia mengaku sudah dua kali berbuat asusila dengan korban. Modusnya, korban dijemput di rumahnya di Dampit, untuk diajak ke rumah pelaku. Dari pengakuannya kepada penyidik, pelaku mengenal korban dari Facebook,” ungkapnya.
“Setelah dua tahun berkenalan di Facebook, enam bulan lalu mereka akhirnya berpacaran,” sambung Yulistiana. Modus aksi pencabulan, pelaku menjanjikan pernikahan kepada korban. Mawar yang kesehariananya adalah karyawan pabrik di kawasan Sengkali, tergoda.
Ternyata, dalam perjalanan hubungan tersebut, Vivin diketahui masih memiliki istri dan seorang anak. Meski demikian, menurut Yulistiana, hubungan antara pelaku dan istri sahnya sedang renggang.  Orangtua korban sendiri, memilih melaporkan perbuatan itu ke polisi.
Yulistiana menambahkan, pelaku yang merupakan karyawan swasta dikenakan Pasal 81 jo Pasal 76 UU Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Pelaku diancam hukuman penjara 15 tahun,” tutup dia. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...