Kecepatan Sedang, Masih Tabrak Pria Renta


 
MALANG - Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Trunojoyo, Desa Panggungrejo, Kepanjen, pagi kemarin. Seorang pejalan kaki, Abdul Wahid, 75, warta Sugihwaras, Bojonegoro, meregang nyawa setelah ditabrak kendaraan truk N 9959 UJ, yang dikemudikan Yuda Iswanto, 28, warga Desa Dadapan, Wajak. 
Korban meninggal dunia saat dalam perawatan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Abdul Wahid, tewas akibat luka serius di kepala, yang sempat membuatnya tak sadarkan diri. Sementara Yuda, pengemudi truk langsung mengamankan diri di Pos Laka Lantas Kepanjen. 
"Korban meninggal dunia sekitar pukul 10.30, saat perawatan. Saat ini kasus kecelakaan masih kami selidiki," ujar Kapos Laka Lantas Kepanjen, AKP Yizrieli Gena Pondan. 
Peristiwa kecelakaan terjadi pukul 07.30. Tepatnya depan kantor BPBD Kabupaten Malang. Tepatnya sebelah barat Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Berawal dari kendaraan truk yang dikemudikan Yuda, melaju dari timur ke barat dengan kecepatan sedang. 
Ketika melintas di TKP, mendadak ada korban yang berjalan kaki, menyeberang jalan dari utara ke selatan. Karena jarak cukup dekat, dan pengemudi truk tidak bisa menguasai akhirnya terjadi tabrak samping.
Korban pejalan kaki langsung terpental dan jatuh ke median jalan.  Kendaraan truk yang oleng ke kiri, langsung menabrak tiang reklame. Warga sekitar yang mengetahui, lantas melarikan korban ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen. 
Sedangkan pengemudi truk langsung mengamankan diri ke Pos Laka Lantas Kepanjen. Sementara itu, dalam keterangannya, Yuda mengatakan kalau dia berniat mengirim pasir.
"Truk tadi bermuatan pasir hendak saya kirim ke wilayah Kepanjen," kata Yuda, ketika di Pos Laka Lantas Kepanjen. 
Menurutnya, truk yang dikemudikan berjalan pelan. Ia sempat melihat korban berjalan menyeberang jalan. Saat di lokasi, Yuda juga sempat mengurangi kecepatan supaya tidak terjadi tabrakan. 
"Saya sempat melihat korban berhenti di tengah jalan," tutur Yuda.
Karena dikira korban berhenti, Yuda kembali memacu truk dengan pelan. Tetapi tiba-tiba korban ikut berjalan menyeberang. 
“Ketika tahu dia jalan lagi dan mau menyeberang, saya langsung banting setir ke kiri. Tetapi dia, tetap saja jalan di depan kendaraan saya, hingga akhirnya terjadi tabrak samping,” terangnya. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...