Tiga ABG Pengedar Pil Koplo Keok


 
MALANG - Tiga pengedar pil koplo jenis dobel L, yang selama ini meresahkan masyarakat sekitar Kepanjen, berhasil dibekuk anggota Reskrim Polsek Kepanjen, Selasa (20/3) lalu. Ketiganya ditangkap di dua lokasi berbeda. 
Dua tersangka dibekuk di sebuah gubuk Kuburan Cina Sipon, Kelurahan/Kecamatan Kepanjen. Yakni Ghali Adit, 18, warga Jalan Stasiun, Desa/Kecamatan Pakisaji dan Ahmad Nur Sidik, 20, warga Jalan Langsep, Pakisaji. 
Sedangkan satu tersangka yang dibekuk di rumahnya adalah Iwan Bachroji, 24, warga Jalan Binangun, Desa Genengan, Pakisaji.  Dari tangan mereka bertiga, petugas mengamankan barang bukti berupa 336 butir pil koplo, uang tunai Rp 190.000 serta tiga buah HP. 
“Barang bukti itu adalah total yang kami amankan dari mereka bertiga,” ujar Kapolsek Kepanjen, Kompol Bindriyo. 
Penangkapan mereka ini, berawal dari informasi masyarakat. Warga sekitar resah karena di wilayah Kecamatan Kepanjen, marak beredar pil koplo. 
Sasarannya adalah anak-anak remaja dan pelajar. Polisi pun menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Akhirnya didapat seorang pengguna pil koplo. Dari keterangan pemuda ini, diketahui kalau dia mendapat pil koplo dari tersangka Ghali dan Ahmad Nur Sidik.
“Kami kembangkan kasusnya, dengan mencari keberadaan keduanya. Alhasil, saat keduanya sedang berada di sebuah gubuk Kuburan Cina Sipon, anggota menangkap mereka berdua. Mereka sedang janjian transaksi,” ucap mantan Kapolsekta Lowokwaru ini.
Dalam penyelidikan, mereka mengakui menjual pil koplo di wilayah Kepanjen. Mereka mengaku mendapat pil koplo itu dari Iwan Bachroji. Akhirnya polisi langsung memburu Iwan dan berhasil ditangkap di rumahnya. 
"Iwan ini mengatakan mendapat pasokan pil koplo dari seorang temannya yang kini masih kami kembangkan. Mereka mengaku sudah tiga bulan ini berjualan pil koplo," jelasnya.  Ketiganya dijerat dengan UU Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...