Begal Pandaan Nyungsep Ditembak Polisi


 
PROBOLINGGO - Polres Probolinggo berhasil membongkar aksi sindikat begal truk muat bawang lintas daerah. Empat pelaku kini telah diamankan. Sementara satu pelaku lainnya masih buron karena berhasil kabur saat hendak ditangkap.
Dari empat pelaku yang diamankan ini, tiga diantaranya terpaksa ditembak kakinya karena berupaya melarikan diri saat hendak ditangkap petugas. Tiga pelaku yang ditembak adalah Nihap, 37, warga Talkadang, Kecamatan Kotaanyar, Probolinggo.
Sedangkan lainnya adalah Yodho Porboyo alias Jomo, 40, warga Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Probolinggo, dan Edi, 38, asal Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Satu pelaku lain yakni Saiful Rizal, 21, warga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.
Sayang, satu pelaku lain berinisial DW berhasil kabur dan dalam pengejaran petugas. Kapolres Probolinggo, AKBP Fadly Samad mengatakan, tersangka bernama Edi masih dalam perawatan di RSUD Waluyo Jati karena mengalami luka tembak cukup parah. 
Dia mengungkapkan, aksi perampokan dilakukan para tersangka ke sebuah truk fuso, DK 8876 D yang memuat 20 ton bawang putih, Senin (19/3) malam. Samsudin, sopirnya menghentikan truk itu di masjid kawasan Desa Binor, Kecamatan Paiton, Probolinggo.
Ia bermaksud istirahat. Saat itulah lima pelaku beraksi. Samsudin dimasukkan ke dalam mobil Toyota Avanza warna silver.
“Korban diancam dengan menggunakan pisau. Di dalam mobil, kepala korban juga ditutupi sarung oleh para pelaku,” tambah Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Riyanto
Semalam, korban dibawa mutar-mutar hingga akhirnya diturunkan di kawasan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Selasa (20/3) pagi.
“Sore harinya, korban baru melapor ke polisi,” tambahnya.
Dari laporan, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menyergap komplotan begal ini. (rb/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :