Utang Rp 450 Juta, Bos Karaoke Warna Dipolisikan


 
MALANG - Bos karaoke Warna, Siti Fatimah, 53, warga Jalan LA Sucipto Malang terlilit utang sebanyak Rp 450 juta dari tiga temannya sejak dua tahun lalu. Ketika berutang, tiga korban tersebut dijanjikan akan mendapat ‘uang jasa’ sebesar 10 persen dari uang yang dipinjam. 
Namun, uang tersebut tak kunjung dikembalikan. Korban pertama, Stella, 52, warga Perumahan Karanglo Indah Malang. Siti meminjam uang Rp 401 juta.  “Pinjamnya bertahap. Mulai Rp 10 juta, Rp 50 juta dan seterusnya. Namun tidak dikembalikan,” papar Marcelinus Maring, SH,  penasehat hukum para korban.
Korban kedua Nuq Qimariyah, 52, warga Kasin, Malang. Nur meminjamkan uang ke Siti sebanyak Rp 23 juta.
“Siti awalnya meminjam uang Rp 10 juta, kemudian sebanyak Rp 6 juta dan terakhir Rp 7 juta. Untuk pinjaman Rp 10 juta, uang jasa sudah diberikan 4 kali,” tegasnya. 
“Sedangkan untuk Rp 6 juta, uang jasanya sudah disetorkan sebanyak 2 kali dan Rp 7 juta hanya satu kali. Hanya uang jasanya saja. Tapi utangnya belum dibayar sama sekali,” tambah mantan bos rumah sakit ini.
Selain Stella dan Nur Qomariyah, Siti juga meminjam uang kepada Titin Yanuar, 54, warga Jalan Aster, Malang. Siti meminjam uang sebanyak Rp 30 juta. “Pada saat itu, Siti meminjam uang kepada Titin sekitar bulan Maret 2017.
kemudian, Siti juga menyerahkan bilyet giro kepada Titin agar dicairkan. Jatuh tempo bulan April 2017 tapi tidak bisa dicairkan,” tambah Marcel, sapaannya.
Sejauh ini, para korban sudah berusaha memberikan dua kali somasi kepada Siti. Somasi pertama dilayangkan pada 11 Desember 2017. Sementara somasi kedua pada 16 Januari 2018. Namun, hingga saat ini masih belum ada jawaban. “Kami memutuskan untuk melapor ke polisi,” kata dia.
Menurut Marcel, sejauh ini, Siti selalu menjanjikan para korban untuk segera membayarkan hutangnya. Namun, pihaknya masih menunggu kepastian untuk hasil penjualan karaoke miliknya tersebut.
“Sejauh ini, uangnya tidak tahu ditaruh dimana. Suaminya juga baru tahu,” tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Siti mengaku akan segera melunasi segala utangnya tersebut. Selama ini, uang yang dipinjamnya tersebut untuk menutupi segala biaya operasional karaokenya tersebut. 
“Uangnya dipakai untuk usaha karaoke. Tapi saya kolaps ketika bulan puasa tahun lalu. Saya akan selesaikan utang saya,” ungkapnya. (tea/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...