Digerebek, Sempat Mengelak

 
MALANG – Sempat mengelak ketika hendak ditangkap polisi, Andri alias Gecol, 28, warga Desa Undaan, Kecamatan Turen, akhirnya menyerah setelah terbukti menyimpan pil koplo jenis dobe L. Penangkapan pemuda ini dilakukan di rumahnya dengan barang bukti berupa 190 pil koplo.
Penangkapan dilakukan Unit Reskrim Polsek Turen, Jumat (4/8) malam lalu. Selain mengamankan pil koplo, polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp 50 ribu yang diduga untuk membeli barang haram tersebut.
“Yang bersangkutan, saat ini masih proses penyidikan di Mapolsek Turen. Kasusnya masih dikembangkan, karena ada pemasok pil koplo yang belum tertangkap,” jelas Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Ahmad Taufik Syafiudin.
Informasi yang diperoleh, penangkapan Gocel, setelah sebelumnya petugas Reskrim Polsek Turen, menangkap seorang pemakai pil koplo di Jalan Hamid Rusdi, Desa Talok, Turen. Ketika diamankan, pemuda tersebut dalam kondisi fly. Ia mengaku baru saja mengkonsumsi pil koplo.
Dari pengakuan pemuda tersebut, polisi langsung mengembangkannya. Pemuda yang menjadi korban peredaran narkoba itu mengatakan kalau dirinya mendapatkan pil koplo dari Gocel. Berdasarkan pengakuannya itulah, petugas langsung mengembangkan dan menangkap Gocel di rumahnya pukul 23.30.
Semula ketika ditangkap, Gocel sempat mengelak tuduhan polisi. Ia menantang polisi untuk membuktikan kalau dirinya adalah pengedar pil koplo. Akhirnya polisi menunjukkan pemuda tersebut, sekaligus menggeledah kamar rumahnya dan menemukan barang bukti tersebut.
Dalam pemeriksaan sementara, Gocel mengatakan kalau dirinya baru dua bulan menjadi pengedar pil koplo. Ia mendapat pasokan obat berbahaya tersebut, dari seorang temannya asal Kota Malang.
Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Purnomo, dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan itu. “Masih kami kembangkan ke pelaku lainnya, karena masih ada pemasoknya yang kami buru,” jelas Purnomo.(agp/jon)

Berita Lainnya :

loading...