Mahasiswa Gadaikan Laptop Pinjaman

 
MALANG – Polsekta Lowokwaru mengungkap kasus penggelapan laptop. Laptop milik Viky Vresa Yulianto, 24, warga Dusun Ngujung, Desa Toyomarto, Singosari, digadaikan secara diam-diam oleh James Bruwilson Klaping, 24, penghuni kos di Jalan Raya Tlogomas Malang. 
Dari keterangan yang dihimpun, peristiwa penggelapan berawal dari permintaan saksi Christanto A Mude, 22 tahun, penghuni kos Jalan Raya Tlogomas Malang untuk meminjam laptop. Karena Christanto merupakan teman satu fakultas di UMM, Viky pun meminjamkan laptop Asus hitam miliknya November 2017.
Tiga bulan kemudian, sekitar bulan Januari 2018, James mendatangi Christanto dengan maksud ingin meminjam laptop tersebut. James mampu meyakinkan Christanto karena keduanya adalah teman satu kos, dan berasal dari kampung halaman yang sama. 
Sehingga, walaupun keduanya berbeda kampus, Christanto meminjamkan laptop kepada James. Sayangnya, laptop tersebut dipinjamkan tanpa sepengetahuan Viky. Beberapa hari kemudian, tiba saatnya Christanto menagih kembali laptop yang dipinjam oleh James. 
Namun, bukannya langsung mengembalikan, James dengan berbelit-belit menghindari Christanto yang merasa tidak enak kepada Viky pemilik laptop. James, tiba-tiba saja meninggalkan rumah kos Jalan Raya Tlogomas tanpa sepengetahuan Christanto. 
Semua barang pribadi James pun diboyong. Christanto kaget melihat kamar kos James yang kosong. Dia berupaya menelepon, tapi James berbelit-belit dan tidak mau mengembalikan laptop tersebut. Jumat (23/3), Christanto melaporkan kejadian ini kepada Polsekta Lowokwaru. 
Unit Reskrim menindaklanjuti dengan penyelidikan. Petugas polisi mengikuti petunjuk dari pelapor dan akhirnya menemukan James di Jalan Raya Tirto. James langsung digelandang ke rumah kos yang baru. 
Polisi yang melakukan penggeledahan di rumah tersebut, menemukan satu kuitansi bukti penggadaian barang. Dalam kuitansi tersebut, barang yang digadaikan adalah laptop milik korban Viky. Tanpa panjang kata, James langsung digelandang ke Mapolsekta Lowokwaru karena diduga melakukan penggelapan. 
“Saat ini masih dalam pemeriksaan, ini bukan pencurian tapi penggelapan. Kami masih dalami motif,” tegas Kapolsekta Lowokwaru, Kompol Pujiono. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :