Main Senapan, Tetangga Tertembak

 
MALANG - Subagio, 55, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo, pagi kemarin nyaris dihakimi tetangganya. Setelah peluru gotri dari senapan angin yang dibuat mainan, mengenai Mujiatun, 60, tetangganya. Warga geram karena selama ini, ditegur tidak pernah dihiraukan. 
Untungnya, sebelum menjadi sasaran amuk warga, Subagio cepat diamankan petugas Polsek Poncokusumo. Ia ditangkap ketika bersembunyi dalam rumahnya. Petugas juga mengamankan sebuah senapan angin, satu pak amunisi gotri kaliber 4,5 mm serta sasaran tembak yang terbuat dari botol Yakult yang sudah dicor dengan semen. 
"Sebelumnya tersangka ini sudah sering diingatkan warga. Tetapi selama ini tidak pernah digubris. Ia kami jerat dengan pasal 360 KUHP tentang kelalaiannya menyebabkan orang lain luka," jelas Kanitreskrim Polsek Poncokusumo, Aiptu Andik Risdianto.  Diperoleh keterangan, selama ini tersangka diketahui memiliki senapan angin. 
Hampir setiap hari, dia bermain senapan angin dengan menggunakan bekas botol Yakult yang berisi semen cor, untuk sasaran. Botol Yakult itu, digantung pada bambu yang diikat pada pohon pepaya depan rumahnya. Selama bermain senapan angin, Subagio sudah diperingatkan oleh warga. 
Sebab sebelumnya sudah ada warga terkena peluru nyasar dari senapan angin miliknya. Namun teguran warga sama sekali tidak dihiraukan. Kemarin sekitar pukul 07.00, tersangka kembali bermain senapan angin di halaman rumahnya yang merupakan perkampungan padat penduduk. 
Ketika menembak sasaran dengan peluru gotri, ternyata pelurunya nyasar mengenai korban Mujiatun yang menjemur pakaian di depan rumahnya. Peluru itu menembus bagian mata kaki dan mengenai pembuluh darah. Korban langsung mengerang kesakitan. Darah pun bercucuran dari kakinya. 
Tersangka yang mengetahui, bukannya meminta maaf dan bertanggungjawab. Sebaliknya malah lari dan bersembunyi dalam rumahnya. Warga yang mengetahui itu, langsung geram dan menggeruduk rumah tersangka. Mereka berniat menghakimi tersangka. Beruntung dia diamankan petugas Polsek Poncokusumo. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :