Mbak Yul Dibunuh karena Dendam


 
PASURUAN - Pembunuhan pada Yahyul, 25, masih menyimpan misteri. Satreskrim Polres Pasuruan, masih belum menemukan titik terang siapa pelaku dan apa motif pembunuhan tersebut. Hal ini diungkapkan Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Budi Santoso. 
“Setelah olah TKP yang dilakukan selama satu jam sesaat setelah kejadian, kami lansung lakukan penyelidikan. Pemeriksaan saksi-saksi juga sudah kami lakukan. Sudah ada lima orang yang kami periksa dan bisa bertambah,” terangnya kepada Radar Bromo (Jawa Pos Group).
Meski begitu, penyidik, belum menemukan titik terang terkait pembunuhan itu. Sebab, hingga saat ini, belum ada perkembangan berarti. Terlebih, indikasi yang mengarah kepada pelakunya. Budi mengaku pihaknya berusaha mengumpulkan bukti untuk mengungkap kasus itu.
“Mudah-mudahan segera terungkap,” tegasnya.
Ia tidak menampik bila Mbak Yul, panggilan korban, tewas akibat dibunuh. Budi mengungkapkan hasil medis, bila terdapat sejumlah luka akibat benda tajam di kepalanya.
“Dari hasil pemeriksaan, tidak ada barang korban yang hilang,” paparnya.
“Apakah dibunuh karena motif dendam atau bagaimana, masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Sementara itu, kompleks Pasar Sukorejo hingga kemarin masih tampak sepi. Beberapa orang mendatangi warung Mbak Yul yang berada di sebelah barat pasar itu. Mereka mengaku mendatangi TKP karena penasaran.
Seperti diberitakan, Mbak Yul ditemukan tewas dalam warung di Pasar Sukorejo, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jumat (23/3) malam. Tubuhnya berselimut kain. Yang mengetahui kali pertama tewasnya warga Dusun Glatik RT02 RW12 Desa Glagahsari itu adalah Habibah, anaknya.
Saat itu, ia berkunjung bersama Sukriya Abdul Majid, suaminya. Pintu bagian depan warung yang juga digunakan sebagai tempat tinggal itu, dijumpai sudah terbuka. Habibah tanpa curiga masuk ke dalam dan melihat terdapat tubuh tergeletak, tertutup kain di lantai dalam warung. 
Ia lalu menyingkap kain. Matanya terbelalak, saat melihat dibawah kain itu ternyata ibu tercintanya sudah tidak bernyawa. Ia beteriak histeris hingga suaminya masuk ke dalam warung. Korban mengalami sejumlah luka di bagian kepala, seperti terkena senjata tajam. (rb/mar)  

Berita Lainnya :