Bayi Laki-laki dan Perempuan Dibuang


 
MALANG - Masyarakat sekitar bantaran Sungai Kalisari, Dusun Krajan, Desa Mangliawan, Pakis, Sabtu (24/3) petang geger dengan penemuan sesosok mayat bayi laki-laki. Bayi itu diperkirakan berusia tiga hari, mengapung di sungai bercampur dengan tumpukan sampah.
Belum diketahui siapa orangtua yang tega membuang bayinya tersebut. Dugaan sementara bayi itu dihanyutkan ke sungai dari wilayah Kecamatan Blimbing, Malang, yang kemudian terbawa arus sungai. Saat ditemukan, tali pusar bayi itu masih menempel.
“Masih kami lakukan penyelidikan. Usai dievakuasi langsung dibawa ke kamar mayat RSSA Malang,” ungkap Kanitreskrim Polsek Pakis, Aiptu Teguh Darmawan.
Dia menerangkan, Sarmin, 55, warga Nggadongan, Kelurahan/Kecamatan Blimbing, yang menemukan mayat bayi tersebut. Saat itu, ia sedang memancing di bawah jembatan sungai Kalisari.
Dia terkejut benda menyerupai bayi. Semula anggapannya hanya boneka saja. Namun karena penasaran, Sarmin lantas mendekati. Saat didekati, ternyata adalah mayat bayi yang tertelungkup. 
Tidak ingin dituduh macam-macam, Sarmin memberitahu Ngateman, penjaga pintu air. Penemuan bayi laki-laki itupun, langsung menggemparkan warga sekitar. Petugas pun mengevakuasi jenazah bayi yang tak berdosa itu. 
Sementara itu, belum terungkap siapa pembuang bayi di Pakis, kemarin giliran warga Desa Kademangan, Kecamatan Pagelaran jua dikejutkan penemuan mayat bayi berjenis perempuan di saluran irigasi desa tersebut. Mayat bayi ini ditemukan oleh Riyanto, warga sekitar yang hendak melihat sawahnya. 
Mengetahui kejadian tersebut, dia melaporkan ke perangkat desa setempat dan dilanjutkan ke Polsek Pagelaran. Petugas yang datang, menduga mayat bayi itu baru berusia satu hari. Setelah dilakukan olah TKP, anggota Polsek Pagelaran membawanya ke kamar jenazah RSSA Malang. (agp/mar)  

Berita Terkait

Berita Lainnya :