Tabung LPG Meledak, Satu Rumah Rusak

 
MALANG - Nasib malang menimpa Adi Wibowo, warga Dusun Larangan, Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Minggu malam. Dia harus dilarikan ke RSSA Malang, akibat luka bakar hampir di sekujur tubuhnya. Setelah tabung LPG yang digunakan memasak meledak. 
Selain mengakibatkan korban mengalami luka bakar, kejadian itu juga membuat rumahnya rusak. Kaca serta atap rumahnya hancur berantakan. Kasus ledakan tabung LPG itu, kini dalam tahap penyelidikan Polsek Dampit. 
"Kondisi korban mengalami luka bakar. Dugaan sementara ledakan tersebut karena gas LPG yang ngowos," ungkap Kanitreskrim Polsek Dampit, Iptu Soleh Mashudi. 
Diperoleh informasi korban selama ini, membuka usaha pangkalan tabung LPG ukuran tiga kilogram di rumahnya. Sementara kejadian ledakan, terjadi sekitar pukul 23.30.
Ceritanya, malam itu korban Adi Wibowo hendak menghangatkan kolak yang telah dibuat sore harinya oleh istrinya, Supartini. Ketika hendak menghangatkan kolak itu, korban tidak mengecek terlebih dahulu kondisi tabung LPG. Termasuk juga tidak mencium kebocoran gas dari tabung LPG di ruang dapur. 
Imbasnya, begitu kompor dinyalakan api langsung menyambar dan terjadi ledakan. Tubuh korban yang mengalami luka bakar langsung tersungkur di lantai. Istrinya yang mengetahui, lantas berteriak minta tolong. 
Warga sekitar yang mendengar lantas berdatangan. Kemudian menolong korban Adi Wibowo dengan melarikan ke RSSA Malang. Sedangkan sebagian warga lainnya melaporkannya ke petugas Polsek Dampit. 
Untuk menyelidiki kasus ledakan tersebut, kemarin bersama dengan Tim Identifikasi dari Polres Malang melakukan olah TKP. Sekaligus meminta keterangan beberapa saksi, termasuk istri korban. 
"Barang bukti yang kami amankan adalah tabung LPG yang diduga bocor. Dan kerugian akibat kejadian itu, diperkirakan sekitar Rp 15 juta," ujar mantan Kasubag Humas Polres Malang. (agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :