Sadis, Korban Ditusuk 19 Kali

 
PROBOLINGGO - Polisi menetapkan sembilan tersangka pembunuhan terhadap Muhammad Faizin yang mayatnya ditemukan di sebuah taman di Kota Probolinggo. Delapan tersangka diamankan dan satu masih buron. 
Delapan tersangka tersebut adalah Septian Bagus Prabowo (25), warga Kelurahan/Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo; Muhammad Usman (20), warga Kelurahan Triwung Kidul, Kademangan, Kota Probolinggo; Fatok Fauzan (22), warga Kelurahan Pohsangit Kidul, Kademangan Kota Probolinggo; M H-H (15), warga Kademangan Kota Probolinggo; Nur Rahmat (20), warga Desa Laweyan Kabupaten Probolinggo; Choirul Umam (20), Kelurahan Pilang Kademangan Kota Probolinggo; A-R (16), warga Kelurahan Sumberwetan Kedopok Kota Probolinggo dan Soni (20) warga Bangil Kabupaten Pasuruan masih buron. 
"Untuk satu pelaku masih dalam pengejaran anggota Polres Probolinggo," ujar Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal kepada wartawan, Rabu (28/3/2018). 
Alfian mengaku, kedelapan pelaku ini dinilai sudah merencanakan pembuhuan terhadap korban. Sebelum pembunuhan itu terjadi, korban bersama para pelaku ngelem dan mabuk bareng. Setelah itu, korban dengan berboncengan motor diajak oleh dua pelaku dan diturunkan di taman yang menjadi lokasi pembunuhan.
"Di taman itulah korban dianiaya. Punggung dan dada korban ditusuk hingga 19 tusukan," kata Alfian.
Alfian menambahkan motif yang membuat pelaku menganiaya korban adalah karena korban dianggap tidak loyal. Korban dianggap tidak banyak memberikan hasil ngamennya untuk acara mabuk bareng dan ngelem yang telah dilakukan
"Dari situlah para tersangka melampiaskan emosinya menghabisi nyawa korban," tegasnya. 
Delapan pelaku ini dinilai sadis dalam melakukan pembunuhan kepada korban. Dari aksi perencanaan pembuhuan tersebut, pelaku dikenakan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara. 
"Karena dinilai melanggar pasal 80 ayat junto 76 C undang undang RI nomor 15 tahun 2014 tentang perubahan Undang Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," tandas Alfian. (dtc/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...