Pengeroyok Pakis Ditangkap

 
MALANG - Satu dari tiga pelaku pengeroyokan terhadap Ciko Kamilka Risky, 17, warga Perum Permata Asri Desa Pakisjajar Kecamatan Pakis, berhasil dibekuk. Tersangkanya Muhammad Rizki (MR), 17, warga Dusun Krajan Desa Sumberkradenan Kecamatan Pakis. Ia dibekuk di rumahnya Selasa (27/3) lalu. 
"Tersangka MR ini sebelumnya diamankan petugas Reskrim Polsek Pakis. Karena usianya masih di bawah umur, kemudian dilimpahkan ke UPPA," ungkap Kanit UPPA Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana. 
Aksi pengeroyokan yang dialami Ciko terjadi Minggu (25/3) dini hari lalu sekitar pukul 02.30. Kejadiannya di pinggir jalan Desa Sumberkradenan Pakis. Korban saat itu dipukuli dan ditusuk dengan menggunakan potongan besi. 
Ceritanya, saat itu tersangka MR dan dua temannya, sedang minum-minuman keras jenis arak. Ketika nongkrong itu, melintas korban bersama dengan temannya berboncengan sepeda motor. Entah apa yang diucapkan oleh korban, namun perkataan korban membuat tersangka MR dan dua temannya tersinggung. 
Tersangka menghardik dan meminta korban berhenti. Karena tidak tahu apa salahnya, korban pun berhenti. Korban lantas menanyakan maksud tersangka dan dua temannya menyuruh berhenti. Bukannya dijawab, tetapi tersangka MR dan dua temannya langsung memegangi dan memukuli korban. Bahkan salah satunya, mengambil potongan besi yang kemudian ditusukkan ke punggung korban. 
Puas memukuli, para pelaku langsung kabur. Sementara korban yang terluka dan bersimbah darah, ditolong temannya dan warga sekitar dengan melarikan ke Puskesmas Pakis. Selanjutnya Fanil, temannya mengadukan kejadian itu ke orang tua korban. 
Fanil memberitahu kalau korban berada di Puskesmas, karena menjadi korban pengeroyokan. Selanjutnya orang tuanya, membawa korban ke RS Prima Husada Singosari. Kemudian melaporkannya ke petugas Polsek Pakis. 
Berdasarkan laporan itulah, polisi lantas menindaklanjuti dan berhasil menangkap MR. Karena usianya masih di bawah umur, remaja lulusan SD ini langsung dilimpahkan ke UPPA Polres Malang. 
"Kami memukuli karena dia mengucapkan kata-kata jelek. Saya hanya memegangi tubuhnya dan memukul dua kali dengan tangan kosong," tutur tersangka MR.(agp/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...