Mobil Rombongan Santri Tabrak Pohon di Wonosari

 
MALANG – Nahas. Mobil Suzuki Carry B 1679 FMH berpenumpang rombongan santri mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Patuksari Kecamatan Wonosari, Selasa (27/3) malam lalu. Akibat kejadian itu, pengemudi dan enam orang penumpangnya mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. 
Korban luka adalah Dwi Hari Setiawan, 18, pengemudi mobil warga Desa Penarukan Kecamatan Kepanjen. Ia mengalami luka lecet pada tangan. Kemudian enam penumpangnya yakni Yahya, 14, warga Desa/Kecamatan Karangploso, luka lecet pada tangan. 
Lalu, Jabal, 15, warga Junrejo, Kota Batu, luka lecet pada perut. M Rifky, 15, warga Desa Penarukan Kepanjen, patah tulang kaki kanan. Cisnulloh, 14, warga Desa Ardimulyo, Kepanjen, luka patah tulang tangan kiri. Isanul Karim, 19, warga Desa Sukowilangun, Kalipare, luka kaki kiri. Dan, Sumber, 42, warga Desa Rembun Kecamatan Dampit, luka pada kepala. 
"Kasus kecelakaan itu sudah kami tangani. Anggota sudah mendata dan melakukan olah TKP. Sekarang kami masih menyelidiki kasusnya," jelas Kanit Laka Lantas Polres Malang Iptu Yoyok Supandi. 
Informasi yang diperoleh Malang Post menyebutkan, kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 20.30. Sebelumnya, rombongan korban ini berangkat dari Pondok Pesantren di Wonosari, sekitar pukul 18.00 dengan tujuan Pesarean Gunung Kawi. Setiba di pesarean sekitar pukul 19.00. Kemudian mereka mengikuti acara pengajian di Masjid dekat pesarean. 
Usai mengikuti pengajian, rombongan kemudian balik kanan sekitar pukul 20.10. Mobil yang dikemudikan Dwi, melaju dari utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Sesampai di lokasi, tiba-tiba mobil oleng dan hilang kendali. Kemungkinan karena pengemudinya yang ngantuk. 
Karena ketika oleng Dwi tidak bisa mengendalikan mobilnya. Akhirnya mobil yang oleng ke kanan langsung menabrak pohon Randu yang ada di pinggir jalan. Saking kerasnya, membuat pengemudi dan penumpang terpental dari mobil. Termasuk bagian depan mobil mengalami ringsek. 
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, lantas berdatangan dan memberikan pertolongan. Semua korban kemudian dilarikan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Sebagian warga lainnya melaporkan ke polisi.(agp/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...