Jual Pil Koplo di Warung Bakso

 
BATU - Tidak hanya karena gemar makan bakso, TFF, 24, warga Dusun Sumbersari, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji bolak balik ke warung bakso di beberapa sudut kota ternyata punya misi lain. Tidak lain untuk berjualan pil dobel L kepada calon pembeli. Lima bulan sudah TFF berjualan pil dobel L tanpa diketahui oleh orang lain, hingga akhirnya aksi kriminal yang dilakukannya ini diendus oleh polisi.
Ia ditangkap saat akan melayani pembeli di sebuah warung bakso di Desa Giripurno. Saat melakukan transaksi kepada salah satu pelanggannya, polisi menangkap TFF. Tersangka sama sekali tidak menyangka bakal tertangkap di warung bakso, pasalnya ia merasa tempat itu adalah tempat teraman untuk transaksi.
“Dari tangan tersangka kita mengamankan barang bukti berupa 1027 pil dobel L, sebuah HP yang dipergunakan untuk transaksi. Tersangka kita jerat menggunakan UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” terang AKP Subiyanto, Kasat Reskoba Polres Batu.
Penangkapan terhadap tersangka ini dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi bahwa tersangka sering menjual pil dobel L kepada beberapa pemuda. Petugas pun melakukan penyelidikan.
Hingga dilakukan penyanggongan dan menemukan dua orang pemuda sedang berada di dalam warung bakso. Salah seorang pemuda berlaku mencurigakan membawa benda dalam genggaman tangannya.
Malam itu TFF sedang menjual pil dobel L sebanyak 36 butir kepada pembeli berinisial DTR. TFF pun tidak bisa membantah kalau pil dobel L tersebut miliknya. Saat itu juga tersangka dikeler ke rumahnya dan petugas mengamankan total 1027 butir pil dobel L.
Karena perbuatannya tersebut, tersangka harus mendekam di penjara dan terancam pidana penjara maksimal 15 tahun. (dan/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...