Maling Motor Obok-obok Lowokwaru


 
MALANG - Awas, pencurian kendaraan bermotor makin menjadi, terutama menjelang akhir pekan. Seperti yang terjadi di wilayah Lowokwaru, Kota Malang. Peristiwa pertama menimpa Samsu Imam Wahyudi, 17, warga Jalan Raya Tlogomas RT02 RW07 Malang.
Motor Yamaha N Max miliknya yang diparkir di depan rumah, hilang Jumat (30/3) sore. Padahal, kepada  petugas Polsekta Lowokwaru, ia mengaku sudah mengunci stang sesuai dengan kebiasaannya.
“Saya pulang dari masjid, motor masih ada  di depan rumah,” jelas Samsu kepada wartawan.
Merasa motornya aman, Samsu tidak merasa perlu melakukan pengecekan ulang terhadap kendaraannya. Tak tahunya, motor tersebut benar-benar hilang. 
Samsu baru menyadari kendaraannya sudah raib sekitar pukul 19.00, saat ingin menggunakan kendaraannya untuk pergi. “Saat saya lihat, motor saya sudah tidak ada di tempat parkir tadi. Saya tanya ke tetangga, katanya sejak pukul 15.00 sudah tidak ada,” tambah Samsu.
Dia pun melaporkan pencurian ini ke Mapolsekta Lowokwaru. Sementara itu, peristiwa kedua dialami Mujiati, 41, warga Dusun Cangar, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Batu. Ia mengaku kehilangan motor Honda Beat, N 4982 KE.
Motor itu lenyap saat diparkirnya di halaman Alfamart, Jalan Raya Tlogomas Malang, Sabtu (31/3) malam. Saat itu, Mujiati melintas di kawasan Jalan Raya Tlogomas untuk berbelanja di Alfamart. Dia lalu masuk membeli barang kebutuhannya.
Sebelum masuk, Mujiati mengaku mengunci kendaraan bermotornya. Setelah merasa aman karena mengunci stang motor miliknya, Mujiati pun memasuki Alfamart dan berbelanja seperti biasa. Dia tidak berbelanja dalam waktu lama.
Dengan santai, dia pun keluar dari Alfamart. Namun, matanya terbelalak saat melihat kendaraannya sudah amblas dari parkiran. Wajah santainya pun berubah panik. Mujiati berupaya mencari kendaraannya. Dia bertanya kepada penjaga toko, dan meminta diputarkan CCTV.
Namun, ekspresi panik Mujiati berubah menjadi kesal, karena kendaraannya tak kunjung ditemukan. Akhirnya, rasa kesal dan tidak terima karena motornya hilang, dia melapor ke Polsekta Lowokwaru. Kasubbag Humas Polres Malang Kota (Makota), Ipda Ni Made Seruni Marhaeni menyebut upaya penyelidikan sedang berjalan.
“Jika laporan sudah masuk, maka akan langsung lidik,” kata Marhaeni.
Menurutnya, kejahatan jalanan di Kota Malang, menjadi target utama Hunter Makota. Meski demikian, Marhaeni menegaskan warga harus tetap waspada setiap saat dalam menjaga kendaraan maupun barang berharga ketika berada di jalan.
“Jangankan kunci biasa, pencuri sekarang memiliki alat untuk membuka rumah kunci yang bermagnet,” paparnya. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :