Anak Selamat, Bapak Tenggelam


 
MALANG - Bapak - anak asal Desa Pujiharjo, Tirtoyudo, tergulung ombak ketika sedang memancing di Pantai Sipelot. Jauri, 50, tenggelam dan hingga berita ini dimuat, masih belum ditemukan. Sementara,  Afrid, 13, anaknya selamat karena bisa berenang ke tepi pantai. 
“Sekarang masih dilakukan pencarian oleh Tim Sibat PMI Kabupaten Malang dan nelayan sekitar. Masih belum ada tanda-tanda ditemukan,” terang Kepala Desa Pujiharjo, Hendikarso.
Ia menjelaskan, Jauri dan Afrid  berangkat memancing ikan di tepi pantai, sejak pagi hari. Mereka berangkat dengan berboncengan sepeda motor. Melintasi hutan dan pegunungan, keduanya menuju lokasi yang biasa dijadikan tempat memancing. Setiba di lokasi, mereka lantas memancing ikan di atas karang. 
“Mereka memancing ikan yang biasa ada di karang. Dari rumahnya, lokasi memancing lumayan cukup jauh karena harus melintasi bukit,” ujarnya.
Ketika asyik memancing itulah, sekitar pukul 13.30, datang ombak besar yang langsung menghantam tubuh keduanya. Karena tidak siap, mereka pun langsung tercebur ke dalam laut. Afrid, berhasil menyelematkan diri dengan berenang ke tepi pantai. Begitu berhasil selamat, Afrid melihat ayahnya masih terombang-ambing di laut. 
“Dia lalu kembali menceburkan diri bermaksud untuk menolong ayahnya. Upayanya sempat membuahkan hasil dengan meraih tangan ayahnya. Tetapi pegangannya lepas, hingga membuat Jauri tenggelam,” papar Hendikarso.
Afrid pun langsung berenang lagi ke tepian. Selanjutnya ia pulang dengan mengendarai motor. Apes, di tengah jalan motornya mogok, hingga dia pun berjalan pulang. Sampai di rumah ia memberitahu bila ayahnya tenggelam di Pantai Sipelot.
Selanjutnya warga dibantu nelayan sekitar, melakukan pencarian dengan menggunakan perahu. Tim Sibat PMI Kabupaten Malang dan Polsek Tirtoyudo yang mendapat laporan juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. 
“Sekarang saya dan anggota masih di lokasi. Masih proses pencarian,” terang Kapolsek Tirtoyudo, AKP Suyoto.
Kasi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Muji Utomo, mengatakan pencarian tubuh korban masih dilakukan anggotanya dan warga.
“Kalau memang belum ketemu, kami akan tambah personil dan PMI untuk melakukan pencarian. Saat ini, kami terus melakukan koordinasi dengan kepolisian dan warga untuk mencari ke lokasi - lokasi lain,” ungkapnya. (agp/mar)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...