Merk Gudang Baru Dibatalkan


 
MALANG – Selamat tinggal Gudang Baru. Brand rokok ternama asal Kecamatan Kepanjen ini, sepertinya akan ‘lenyap’ dari peredaran. Seiring keputusan Mahkamah Agung (MA) memenangkan Gudang Garam di tingkat Peninjauan Kembali (MK). Keputusan inipun telah diupload di website MA, pada pertengahan Maret 2018 lalu.
“Menyatakan merek Gudang Garam adalah merek terkenal. Menyatakan merek Gudang Baru mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek Gudang Garam. Membatalkan pendaftaran merek Gudang Baru,” ungkap Majelis PK sebagaimana dikutip dari website MA, yang dipimpin oleh Ketua Majelis Syamsul Maarif, PhD.
Perseteruan antara Gudang Baru dengan Gudang Garam ini, berlangsung sejak enam tahun lalu. Pada tahun 2012 lalu, Gudang Garam melaporkan bos Gudang Baru, Ali Khosin, ke Polda Jatim. Dugaannya adalah pemalsuan merek maupun kesamaan pada produk pokoknya. PR milik Ali pun digerebek.
Laporan tersebut berlanjut sampai ke meja pengadilan. Di pengadilan tingkat pertama, 7 Maret 2012 lalu, majelis hakim PN Kepanjen, memutuskan pemilik Ali Khosin bersalah dengan vonis hukuman penjara 10 bulan dan denda Rp 50 juta.
Kemudian melalui kuasa hukum Yusril Ihza Mahendra, Ali melakukan upaya hukum hingga tingkat kasasi.  November 2014, Ali memenangkan kasasi di tingkat Mahkamah Agung (MA). Dia pun bebas demi hukum.
Tetapi lantaran merasa tetap tidak bersalah, Ali masih mengajukan PK ke Mahkamah Agung. Namun pengajuan PK tersebut, justru justru mengantarkannya ke penjara. Pada 10 November 2015, MA putuskan dengan menolak pengajuan PK Ali Khosin.
Ali Khosin, dieksekusi dan dijebloskan ke dalam LP Lowokwaru Malang, pada 11 April 2016 lalu. Sebelum dieksekusi, Ali dipanggil sampai tiga kali melalui surat. Namun ia tidak memenuhi panggilan. 
Baru pada 11 April, Ali datang ke Kejari Kepanjen dengan diantarkan keluarga. Ia langsung dieksekusi dengan dikirim ke LP Lowokwaru pada waktu itu. Sekarang ini, Ali Khosin sudah bebas setelah menjalani masa tahanan.
Selain soal pidana, gugatan Gudang Garam juga terkait brand rokok dengan merek Gudang Baru. Ali Khosin memproduksi rokok dengan nama mirip lantaran mengantongi Nomor Registrasi IDM00003226 tertanggal 21 Maret 2005 dan nomor IDM000042757 tertanggal 14 Juli 2005 untuk jenis barang di kelas 34 dari Daftar Umum Merek Direktorat Jenderal Pajak (Dirjen) HKI.
Gudang Garam pun mengajukan gugatan ke PN Surabaya pada Mei 2013. Selama empat bulan bertarung, PN Surabaya mengabulkan permohonan gugatan Gudang Garam. Majelis PN juga membatalkan pendaftaran merek Gudang Baru dan lukisan pada 12 September 2013.

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...