Dituduh Curi Motor, Babak Belur Dimassa

 
MALANG - Seorang pemuda babak belur dihajar massa di Desa Langlang, Kecamatan Singosari, Selasa (3/4) petang lalu. Pemuda yang diketahui bernama Depi Hertanto, 28 tahun, warga Jalan Makam, Kelurahan Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu ini, dipermak warga karena diketahui hendak mencuri motor. 
Setelah kondisinya babak belur, Depi langsung diserahkan ke Mapolsek Singosari. Namun setelah menjalani pemeriksaan, diketahui bahwa Depi ternyata mengalami gangguan kejiwaan. Ia sudah tujuh kali keluar masuk RS Jiwa Lawang, dan baru keluar 26 Maret lalu. 
"Dia mengalami gangguan jiwa. Setelah kami amankan langsung dibawa ke Puskesmas Singosari, untuk pengobatan lukanya dan visum. Selanjutnya akan kami periksakan lagi ke RSJ Lawang," jelas Kanitreskrim Polsek Singosari, Iptu Supriono. 
Sebelum menjadi korban amuk massa warga, sejak pukul 11.00, Depi diketahui berdiam diri di bawah tower di Dusun Bunder, Desa Tunjungtirto, Singosari. Kondisinya seperti orang linglung dan kebingungan. 
Kemudian sekitar pukul 16.00, Depi diketahui menaiki motor milik Yono, warga sekitar yang diparkir. Ia juga berniat membawa kabur motor itu. Karena dikira pencuri, Yono yang lantas menghadangnya. 
Mungkin karena takut, Depi lantas kabur ke barat. Ia berhenti di Bakso Cak Pon di Desa Langlang, Singosari. Di tempat ini, Depi memukuli Nur Yasin, salah satu pegawai di Bakso Cak Pon tersebut. 
Melihat pegawainya dipukul, Ponidi alias Cak Pon, berusaha meredamnya. Namun Depi berontak dan memilih kabur ke barat. Ia berhenti di depan toko mebel milik Suwandi. Depi tiba-tiba masuk ke dalam toko dan langsung memukul Patimah istri Suwandi. 
Patimah pun langsung berteriak hingga mengundang warga. Selanjutnya beramai-ramai warga menangkap Depi. Kemudian pemuda tersebut dibawa ke Balai Desa Langlang, sembari dihakimi oleh warga. Setelah kondisinya babak belur, warga baru menyerahkannya ke petugas Polsek Singosari. 
"Ketika kami mintai keterangannya jawabannya selalu berubah-ubah. Melihat kondisinya memang mengalami gangguan kejiwaan," tutur mantan KBO Reskrim Polres Malang ini.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :