Korban Pengeroyokan Dikirim ke RSJ

 
MALANG – Usai menjalani pemeriksaan dan perawatan di Puskesmas Singosari Rabu lalu, petugas Polsek Singosari mengirim Depi Hertanto, 28 tahun, ke Rumah Sakit Jiwa Lawang. Warga Jalan Makam, Kelurahan Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu ini, terbukti mengalami gangguan kejiwaan.
“Semalam (Rabu malam, red) setelah menjalani perawatan di Puskesmas Singosari, langsung kami kirim ke RS Jiwa Lawang,” terang Kapolsek Singosari, Kompol Untung Bagyo Riyanto.
Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dikuatkan dengan keterangan pihak keluarga, memang menyatakan bahwa Depi Hertanto, mengalami gangguan jiwa. Bahkan Depi sudah tujuh kali keluar masuk RS Jiwa Lawang dan itu dibuktikan dengan surat kejiwaan dari RSJ.
“Karena yang bersangkutan terbukti mengalami gangguan jiwa, maka untuk perkaranya tidak bisa dilanjut. Antara keluarga Depi dengan warga, juga sudah dipertemukan untuk diselesaikan kekeluargaan,” jelasnya.
Lantas bagaimana bisa Depi sampai berada di wilayah Kecamatan Singosari. Mantan Kapolsek Gondanglegi ini, mengaku sama sekali tidak mengetahui. Sebab ketika dimintai keterangan, jawaban Depi selalu berubah-ubah dan tidak jelas.
Sekadar diketahui, Selasa petang lalu warga Desa Langlang, Kecamatan Singosari, menghakimi seorang pemuda yang diketahui bernama Depi Hertanto, 28 tahun, warga Jalan Makam, Kelurahan Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Depi digebuki, karena membuat onar dan sebelumnya dicurigai akan mencuri motor.
Amarah warga memuncak, setelah Depi diketahui memukul Nur Yasin, salah satu pegawai di Bakso Cak Pon, tanpa sebab yang jelas. Kemudian berlanjut memukul Patimah istri Suwandi, pemilik toko mebel.(agp/jon) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...