Rem Blong, Truk Tabrak Rumah Warga

 
MALANG – Sebuah truk tandem nopol L 8996 UJ menabrak rumah warga di pinggir Jalan Raya Singosari nomor 12, Candirenggo Singosari, pagi kemarin. Sekitar pukul 06.15 kendaraan berat yang berasal dari arah utara, membelok tajam ke kanan. Akibatnya, moncong truk menghempaskan rumah warga. Dalam kecelakaan tersebut sopir truk hanya mengalami luka ringan.
Dari keterangan yang dihimpun, peristiwa kecelakaan ini terjadi karena kesalahan teknis kendaraan. Kanit Laka Lantas Polsek Singosari AKP Bambang Sidiq mengungkapkan, sopir truk hilang kendali setelah mengetahui rem blong. 
“Rem kendaraannya tiba-tiba blong sehingga sopir kehilangan kendali truk,” kata Bambang kepada Malang Post kemarin.
Menurut keterangan sopir atas nama IQ Soeparno 67 tahun warga Kejapanan, Gempol, Pasuruan, kendaraan truk itu sedang melintas dengan kecepatan sedang dari arah Lawang. Setelah tiba di TKP, dia hendak mengurangi kecepatan kendaraannya karena melihat ada sebuah kendaraan yang berhenti di depannya.
Hanya saja, Soeparno kaget karena rem kendaraannya blong. Tanpa pikir panjang, Soeparno mengupayakan agar truknya tidak menghantam kendaraan lain. Dia langsung membanting setir truknya ke arah kanan.
“Kendaraan ini langsung masuk ke jalur berlawanan, bergerak terus sampai menabrak rumah warga,” ujar Bambang.
Pemilik rumah, Abdul Hakim 48 tahun pun terkaget mendengar suara keras yang menghantam depan rumahnya. Begitu keluar, dia melihat sebuah truk sudah menabrak dinding-dinding bagian depan rumah miliknya.
Polisi yang tiba di lokasi pun, langsung melakukan evakuasi. Karena, sopir kendaraan ternyata mengalami luka. Yakni luka lecet dan memar pada tangan kanannya. Sopir dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Sementara, polisi mengerahkan kendaraan untuk menarik truk keluar dari rumah warga. Bambang mengatakan proses evakuasi berjalan cepat dan lalu lintas kembali normal tak lama setelah truk ditarik dengan sebuah truk besar lainnya.
“Kendaraan truknya diamankan di pos laka lantas Polsek Singosari, sopirnya dirawat dan setelah membaik akan dimintai keterangan soal kejadian ini,” tutupnya.(fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...