Tewas Tertusuk Pohon Bambu

 
MALANG – Warga Desa Gading Kulon, Kecamatan Dau, geger, pagi kemarin. Kaseman 59 tahun warga Dusun Krajan RT 16 RW 02 Gadingkulon Dau, tewas akibat terperosok ke dasar tebing kali. 
Kaseman tewas dengan kondisi muka sebelah kiri cekung ke arah dalam dan kepala tertusuk bambu-bambu. Dari keterangan yang dihimpun, Kaseman yang kesehariannya seorang tani, sudah berada di pinggir sungai untuk bekerja di ladang dan sedang membuat lanjaran bambu, Kamis lalu.
Saksi Yanto 43 tahun warga Gadingkulon yang juga rekan sesama petani, sempat melihat korban sibuk memotong bambu.
Namun, Yanto pulang ke rumah sekitar pukul 08.30 WIB untuk mengambil makanan. Dia juga memberikan makanan tersebut kepada Kaseman. 
Sekitar pukul 09.30 WIB, Yanto meminta Kaseman berhenti bekerja untuk sarapan terlebih dahulu. Setelah itu, Yanto kembali bekerja menggarap ladang. Saat inilah, Yanto mendengar suara, gedebuk!
Suara ini diiringi dengan bunyi seperti pohon tumbang. Mendengar suara tersebut, Yanto yang dihinggapi firasat tidak enak, berupaya memanggil-manggil nama korban. 
“Lek Kaseman, lek kaseman,” pekik Yanto. 
Dia lalu mendekati pinggir tebing sungai dan melihat korban sudah berada di dasar pinggir sungai dengan kondisi kepala tertusuk bambu dan tunggak bambu yang sudah longsor. Dengan kondisi yang seperti ini, saksi pun langsung meminta tolong kepada warga, yang akhirnya dilaporkan kepada Polsek Dau.
Petugas yang datang ke lokasi, memastikan korban meninggal akibat luka parah di kepala. Korban diduga meninggal seketika karena terjatuh dari tebing sungai yang ketinggiannya mencapai 20 meter.
Kanit Reskrim Polsek Dau, Iptu Purnomo mendampingi Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, memaparkan korban diduga hendak mengambil tunggak bambu di tebing sungai. 
“Tapi, korban tidak menggunakan pengaman seperti tampar, sehingga tanah di tebing sungai mengalami longsor. Akibatnya, korban jatuh ke dasar sungai dan menimpa potongan bambu,” ungkapnya kemarin.
Jenazah korban pun dievakuasi dari TKP dan dikirim ke RSSA Malang untuk menjalani visum. Setelah itu, mayatnya dikembalikan kepada keluarga untuk dikebumikan.(fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...