Petani Buka Lapak Judi


MALANG POST - Sukarji, 51, warga Dusun Wolongewu, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Blitar diciduk polisi saat menggelar judi cap jie kie, Rabu (4/4). Pria yang kesehariannya bekerja sebagai petani ini kerap kali membuka lapak judi di setiap acara-acara besar di desanya tersebut.
Pada saat hari penangkapan yakni pada tengah malam di lapangan Dusun Wonorejo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Blitar,  pelaku sedang menggelar papan permainan cap jie kie dan pada waktu itu juga ada beberapa warga yang bermain permainan judi tersebut.
Namun tiba-tiba saja polisi datang dan pelaku tidak bisa berkutik. “Jadi anggota Satreskrim Polres Blitar langsung menggerebek perjudian tersebut. Beberapa pemain langsung lari namun pemilik judi tidak sempat lari,” ungkap Kasubbag Humas Polres Blitar AKP Purwadi.
Menurut dia, kegiatan judi yang dilakukan pelaku ini memang meresahkan masyarakat. Di mana setiap ada kegiatan keramaian seperti di acara jaranan atau wayangan perjudian serupa ini hampir selalu ada di desa tersebut.
“Jadi dari beberapa laporan masyarakat anggota kita sudah membidik pelaku perjudian yang meresahkan ini. Dan sudah tugas polisi dalam memberantas penyakit masyarakat semacam ini,” ujarnya.
Saat ini pelaku beserta barang bukti berupa satu buah kotak cap jie kie, satu bola tenis, satu kursi plastik dan uang tunai Rp 260.000. “Sesuai pasal 303 KUHP tentang perjudian pelaku bisa diancam hukuman maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya. (bj/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...