Usai Bertengkar dengan Pacar, Mahasiswi Bunuh Diri

 
MALANG - Sungguh tragis nasib Rensiana Jedo Wolor, 21 tahun, ini. Jauh-jauh mencari ilmu dari daerah asalnya di Flores, NTT, Senin (7/8), kemarin ditemukan tewas di kosnya di Jalan Raya Kepuh RT 07 RW 04. Korban, ditemukan gantung diri di kamar lantai dua pukul 09.00 WIB. 
Diduga, Rensi bunuh diri usai bertengkar dengan pacarnya di depan gang semalam sebelumnya. Saat ini, Polsek Sukun tengah mencari identitas pacar Rensi untuk dimintai keterangan. Pertengkaran berujung bunuh diri dibenarkan oleh warga sekitar. 
‘’Semalam saya dengar ada pertengkaran di depan gang, sekitar pukul 22.00 WIB," Aldila, warga penghuni rumah nomor 18, tetangga rumah kos, kemarin. 
Pertengkaran panas antara Rensi dan pacarnya terdengar walaupun Aldila berada di dalam rumah. Setelah bertengkar, Rensi lalu masuk ke kamarnya di lantai 2. Aldila menyebut bahwa rumah nomor 19 ini sebelumnya tidak dipakai untuk kos. Hanya saja, karena putera pemilik kos sedang magang di luar kota, kamar kos ini akhirnya disewakan kepada Rensi. Saat mahasiswi asal Flores itu masuk kamar, pemilik kos tidak menaruh curiga.
Pagi kemarin sekitar pukul 08.30 WIB, Rantiah, pemilik rumah naik ke lantai dua dan hendak menjemur baju.
Betapa kagetnya dia ketika melihat Rensi sudah tak bernyawa dengan sebuah kain berwarna oranye yang dibelitkan ke lehernya. Ponidi, adik kandung dari Rantiah menyebut kondisi Rensi sudah dingin, dengan luka di pergelangan kirinya. 
‘’Ada darah di lengannya, juga beberapa tetes darah yang tercecer tapi sudah kering," kata Ponidi.
Polisi dan tim SAR datang sesaat setelah masyarakat melapor. Inafis Polres Makota dan Polsek Sukun yang datang melakukan olah TKP serta mengevakuasi jenazah korban ke Kamar Mayat RSSA. 
Kapolsek Sukun, Kompol Anang Tri Hananta menduga kuat Rensi bunuh diri. Menurut Anang, Rensi ditemukan dalam kondisi orang yang bunuh diri.
‘’Lidahnya terjulur, bagian kelaminnya mengeluarkan kotoran. Dia diduga kuat bunuh diri. Serta, akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kita juga akan panggil pacar korban yang untuk dimintai keterangan. Dia masih kita cari identitasnya," tutup Anang.(fin/jon)

Berita Lainnya :

loading...