Ngaku Diperkosa, Hebohkan Pakis


 
MALANG – Seorang wanita bernama Melati (bukan nama sebenarnya) 21 tahun warga Desa Sumberpasir Kecamatan Pakis, mengaku diperkosa kepada sanak familinya. Alhasil, pengakuan ini menghebohkan warga desa setempat. Polsek Pakis turun tangan dan menanggapi pengakuan dari wanita tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Pakis, Aiptu Teguh Dermawan membenarkan tentang adanya keramaian dan kehebohan warga mendengar pengakuan tersebut. 
“Benar, ada pengakuan tersebut. Namun, perlu kami tegaskan kejadiannya tidak semalam, tapi sudah beberapa waktu lalu. Kasus ini dilimpahkan ke Unit PPA Polres Malang,” kata Teguh kepada Malang Post dikonfirmasi kemarin.
Menurut keterangan sementara yang dihimpun, Melati mengaku diperkosa oleh seorang pria di Sumberpasir berminggu-minggu silam. Namun, dia baru mengakui bahwa ada pemerkosaan, Sabtu malam, 7 April 2018 lalu. Aksi perkosaan itu, diklaim terjadi di sebuah area di Sumberpasir Pakis.
Hal ini membuat masyarakat gempar. Lewat pengakuan Melati itu, polisi membawanya ke RSUD Kanjuruhan. Polisi saat ini mengumpulkan keterangan dan barang bukti yang bisa digunakan untuk membuktikan apakah benar Melati diperkosa.
“Pelapor korban telah dibawa ke RSUD Kanjuruhan, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Yang jadi masalah kan, mengaku diperkosanya sekarang, tapi kejadiannya sudah lama. Dari segi lidik, kami semakin mendetail membuktikan apakah pemerkosaan itu benar-benar terjadi,” jelas Teguh.
Menurut Teguh, Melati juga sudah menyebut nama seorang pria yang dituding memperkosa dirinya. Hanya saja, untuk membuktikan apakah benar pria tersebut memperkosa Melati, bakal tergantung fakta penyelidikan yang didapat oleh penyelidik lapangan. Apalagi, polisi masih berupaya menggali motif.
Karena sudah dilimpahkan ke Unit PPA Polres Malang, laporan pengaduan tentang pemerkosaan yang diklaim dialami pelapor, juga dilampirkan.
“Kalau korbannya anak, batasannya sudah sangat jelas. Sedangkan, pelapor korban yang sekarang usianya sudah besar dan dewasa, umur 21 tahun,” tutup Teguh. (fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...