Sopir Ngantuk, Carry Hantam Tronton

 
MALANG – Kecelakaan lalu lintas kembali menghantui Jalan Raya Pakisaji. Diduga akibat supir ngantuk, mobil Suzuki Carry N 536 AI menghantam kontainer dari truk tronton B 9139 TEV di Jalan Raya Karangduren Km 104-105 Blitar-Surabaya, Minggu (8/4) dini hari. Satu penumpang Carry yang duduk di samping sopir, tewas terhempas kontainer.
Dari keterangan yang dihimpun, Suzuki Carry dikendarai Mohamad Adip Kurniawan 42 tahun warga Jalan Raya Kepuh Utara, Sukun. Saat subuh sekitar pukul 03.30 WIB, Adip mengendarai Carry dari arah selatan menuju Kota Malang. Dia mengangkut Teguh Ruly Hadi Susegyo, 40 tahun Perum Tirtasari Resident RT 07 RW 04 Sitirejo, Wagir.
Teguh duduk di kursi samping sopir. Sementara, Sunardi 48 tahun warga Dusun Pengenlor Macanan Kebak Kramat, Karanganyar duduk di kursi belakang. Meski berjalan dengan kecepatan sedang, sopir Adip sepertinya tidak mampu menguasai rasa kantuknya. Sepanjang jalan, dia menguap dan tak tahan untuk memejamkan matanya kendati sedang memegang setir kendaraan roda empat.
“Sopir diduga mengantuk saat berkendara,” ungkap Kapos Laka Lantas Kepanjen, AKP Yizrieli Gena Pondan, kemarin. 
Tak disangka-sangka, mendekati kilometer 104 jalur Blitar-Surabaya di Karangduren, Adip memejamkan mata. Mobil yang dikendarainya, sedikit demi sedikit berubah haluan ke kiri. Padahal, tak jauh dari lokasi, ada truk tronton terparkir yang dikendarai oleh Elfriansyah 39 tahun warga Cibodas Banjar, Pandeglang.
Benar saja, setelah jarak antara Carry dan tronton semakin dekat, mata Adip terbelalak karena kaget melihat kargo tronton besar di depan mobil yang dikendarainya. Namun, karena haluan untuk berbelok sepenuhnya telah habis, Adip hanya bisa memaksa banting setir mobilnya ke arah kanan.
Nahas, walaupun Adip selamat, Teguh yang duduk di sampingnya tak mengalami keberuntungan yang sama. Pria tersebut langsung tewas seketika karena berbenturan tronton. Besi kontainer merontokkan kaca depan. Posisi tubuh korban dan sandaran kursi yang didudukinya terpental ke belakang.
Korban yang berkepala plontos tersebut mengalami pendarahan hebat di kepala. Sementara, Adip yang mengalami luka lecet di tangan terjepit di antara pintu mobil di sisi kanan, dan pojokan kontainer. Sunardi hanya mengalami lecet pada wajah. Polisi yang tiba di lokasi begitu menerima laporan, langsung mengevakuasi korban meninggal ke KM RSSA Malang.
“Kita lakukan olah TKP, meminta keterangan saksi serta mengamankan barang bukti. Sopir, kita amankan, untuk proses lidik lanjutan,” tutup Gena.(fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...