Dirikan Pabrik Trobas di Kebun Kopi

 
MALANG - Polres Malang menggerebek sebuah kebun kopi di Dusun Sumberpelus RT 01 RW 01 Sindurejo Gedangan. Kebun tersebut ternyata menjadi kamuflase untuk sempurna pabrik produksi minuman keras jenis trobas sebelum dirazia. Dalam penggerebekan, polisi menyita 45 drum plastik berisi fermentasi bahan pembuatan arak trobas.
Kanit 3 Satreskrim Polres Malang, Ipda Afrizal Akbar Haris mengatakan, proses penggerebekan ini berawal dari keresahan warga. 
“Berawal dari aduan masyarakat tentang adanya peredaran miras ilegal, kami melakukan penyelidikan dan mendatangi TKP, hasilnya benar, ada produksi miras di Gedangan,” kata Rizal kepada wartawan di Polres Malang, kemarin.
Penggerebekan yang terjadi Jumat hingga Sabtu lalu mengungkap modus operandi pabrik trobas yang dioperasikan oleh seorang DPO yang kini kabur. Pelaku menggunakan bahan dari ketan hitam, yang dicampur dengan ragi. Ketan hitam dan ragi ini dimasukkan di dalam drum-drum. Setelah itu, pelaku menimbunnya di dalam tanah selama beberapa hari.
Sehingga, proses fermentasi terjadi dan menghasilkan alkohol. Dari bahan fermentasi ini, pelaku melakukan penyulingan. Hasil sulingan tersebut dibungkus menjadi minuman botolan yang dijual kepada orang lain. Menurut Rizal, daerah penjualan trobas ilegal ini berada di kawasan Kecamatan Gedangan.
“Untuk peredaran ada di Gedangan. Tujuan kita melakukan razia agar tidak ada korban jiwa setelah mengkonsumsi minuman keras ilegal. Agar tidak terjadi di wilayah hukum Malang kita laksanakan razia,” tambahnya.Terkait pelaku utama, yakni Sukinah 60 tahun pemilik pabrik trobas, polisi masih melakukan pencarian. Saat penggerebekan, pelaku tidak berada di lokasi. Pelaku terancam pasal 204 (1) KUHP dan atau pasal 62 jo pasal 8 (1) UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Ancaman hukuman terhadap pelaku yang memiliki pabrik miras dan mengedarkannya secara ilegal adalah 15 tahun penjara maksimal.(fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...