Laka di Jalan Danau Toba, Satu Tewas

 
MALANG - Akibat kurang hati-hati berkendara, J Sutrisno, 55 warga Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di Jalan Danau Toba, Kota Malang, kemarin.  Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berawal dari Sutrisno yang mengendarai motor Honda CBR N 5739 BG tersebut berjalan dari arah selatan ke utara.
Ketika itu, Sutrisno keluar dari gang Jalan Danau Toba hendak menyeberang dan akan berbelok ke kanan menuju ke timur.  Namun, diduga karena kurang hati-hati dan wapada, ia tidak mendahulukan kendaraan yang berjalan lurus.
Sehingga, ia menabrak sepeda motor Revo Nopol N 5555 AJE yang dikendarai oleh seorang pelajar, kelas XII SMA, Restu Vidianto, 16 warga Poncokusumo, Kabupaten Malang. Ketika itu, Restu hendak berangkat ke sekolah dan berjalan dari arah timur ke barat.
Akibat kejadian tersebut, Sutrisno mengalami bengkak di bagian kepala lantaran kepalanya membentur taman yang ada di sekitar Jalan Danau Toba tersebut. Kanit Laka Satlantas Polres Malang Kota, Iptu Sutadi membenarkan adanya kejadian kecelakaan tersebut.
“Memang betul ada kejadian kecelakaan disana. Namun, awalnya, pak Sutrisno sempat kami larikan ke rumah sakit setelah kejadian. Beberapa jam setelah itu, ia langsung meninggal dunia,” terang dia ketika ditemui Malang Post.
Pada kesempatan tersebut, Sutadi juga memberikan imbauan kepada masyarakat supaya hati-hati dalam berkendara dan tetap fokus ketika berada di jalan.
“Kecelakaan itu ada tiga faktor. Pertama manusia, kedua kendaraan dan ketiga cuaca. Sehingga, ketika berkendara harus fokus dan sabar ketika berada di jalan,” papar dia.
Kemudian, pada kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan imbauan kepada para pelajar yang belum memiliki SIM agar tidak mengendarai sepeda motor. 
“Persyaratan buat SIM, salah satunya harus punya KTP. Setelah 17 tahun, buat KTP dulu baru buat SIM. Setelah itu, silahkan berkendara dengan mematuhi rambu-rambu yang ada. Kalau belum 17 tahun, sabar dulu, jangan keburu membawa kendaraan dulu. Berbahaya,” tandas dia. (tea/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :