Buron Ilegal Loging Dibekuk

 
PASURUAN - Aksi pencurian kayu milik Perhutani di petak 20 E dikawasan hutan RPH Ngoro, Dusun Jurang Pelen, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol pada 12 Maret lalu terungkap perlahan. Usai Buser Gempol mengamankan tiga pelaku, saat ini seorang pelaku lainnya diamankan. 
Sebelumnya, polisi telah mengamankan M. Ghufron, Febrio Yogaswara, dan Efendi. Nah, terbaru polisi mengamankan Urip, 45, warga Dusun Togo, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.Ia diamankan petugas saat berada di rumah tetangganya, pada Senin malam (9/4) sekitar pukul 22.30. Kini, ia telah mendekam di sel tahanan mapolsek setempat.
‘’Pelaku ini adalah buron. Ia sempat dua bulan kabur. Pada saat dapat info pulang kampung dan bersembunyi di rumah tetangganya, langsung kami gerebek sekaligus menangkapnya,’’ ujar Kapolsek Gempol Kompol I Nengah Darsana. 
Dalam kasus itu, petugas juga mengamankan barang bukti. Di antaranya, satu unit dump truck. Selain itu, 19 batang kayu jenis Sono Keling berbagai ukuran. Kepada petugas, Urip mengaku baru sekali ini beraksi mencuri kayu ilegal milik Perhutani di lokasi kejadian. 
‘’Iaselama ini adalah otaknya. Ia berperan sebagai pemotong kayu hasil curian tersebut di lokasi kejadian. Ia juga memerintahkan tiga pelaku lainnya untuk mengangkut kayu hasil curian, kini menjalani hukuman,’’ ungkapnya. 
Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 83 ayat (1) huruf b jo pasal 12 huruf e UU RI 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Ancaman hukuman maksimalnya, tujuh tahun penjara. (br/zal/fun/jpr/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...