Tiga Bulan Produksi Trobas di Tengah Hutan Pinus

 
MALANG - Produsen minuman keras (miras) jenis trobas, kemarin siang digerebek Polsek Gedangan. Penggrebekan dipimpin langsung oleh Kapolsek Gedangan, AKP Nuryono. Pabrik pembuatan miras tersebut, ada di tengah hutan pohon pinus di Desa Sindurejo, Gedangan. 
Dari penggerebekan tersebut, selain mengamankan beberapa barang bukti, petugas juga menangkap pembuatnya. Yakni seorang ibu rumah tangga, Amini, 53, warga sekitar. Petugas menggerebek saat tersangka Amini, sedang membuat miras. 
"Tersangka mengakui kalau alat pembuatan miras trobas itu miliknya. Apalagi saat kami amankan, dia juga sedang memproduksi," ungkap Kapolsek Gedangan, AKP Nuryono.  Barang bukti yang diamankan, adalah dua dandang penyulingan miras jenis trobas. Dua buah wajan untuk proses memasak miras. Dua jirigen ukura 35 liter berisikan miras trobas. Dan 18 gentong plastik berisikan bahan baku campuran pembuat miras jenis trobas, seperti ketan putih, ragi dan air.
Menurut Nuryono, penggerebekan produsen miras trobas ini, berawal dari informasi masyarakat. Warga memberi laporan kalau di Hutan Pinus,  Desa Sindurejo, Gedangan ada pembuatan miras trobas. 
Karena terkait minuman keras ini, menjadi atensi Kapolri untuk diberantas, petugas pun langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Begitu informasi adanya pembuatan miras jenis trobas itu benar, petugas langsung menggerebeknya.
"Pengakuan tersangka, dia memproduksi miras trobas tersebut sejak tiga bulan lalu. Namun kami masih terus mendalami pengakuannya dengan melakukan pemeriksaan intensif," jelas mantan Kapolsek Wagir ini. 
Dalam pemeriksaan sementara, Amini mengaku kalau miras trobas hasil produksinya diedarkan di wilayah Malang Selatan. Seperti Kecamatan Gedangan, Gondanglegi, Turen, Bantur dan Pagelaran. 
"Yang bersangkutan masih kami mintai keterangan," tegasnya. (agp/jon/mar)

Berita Lainnya :