Cabuli Dua Bocah di Teras Masjid

 
MALANG - Perbuatan yang dilakukan Bahrul Ulum, 33, sungguh sangat keterlaluan. Warga Jalan KH Ahmad Dahlan, Desa Codo, Wajak ini, mencabuli dua balita, warga Kecamatan Sumberpucung. Akibatnya, ia harus mendekam di ruang tahanan Mapolres Malang.
"Kejadiannya hari Selasa (10/4), tersangka kami tangkap hari Rabu (11/4). Penangkapannya setelah ada laporan dari orangtua korban," ujar Kanit UPPA Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana. 
Peristiwa pencabulan terjadi siang hari sekitar pukul 13.30, di teras samping masjid di Desa Senggreng. Tersangka berada di desa tersebut, karena selama ini belajar ilmu pengobatan tenaga dalam di sebuah padepokan. Ia biasa datang pada minggu terakhir dan menginap selama sepekan di padepokan. 
Selama menginap di padepokan, tersangka selalu datang ke masjid untuk salat. Karena sering ke masjid inilah, dia akhirnya kenal dengan kedua korban. Yakni Bunga, 7, dan Sekar, 8,  warga sekitar. 
Selasa siang lalu, ketika kondisi sekitar masjid sepi, tersangka mengajak kedua korban di teras samping masjid. Modusnya mengajari anak-anak menggambar dan bercerita tentang ilmu agama. 
Termasuk meminjami korban HP untuk bermain game. Ketika kedua korban sedang fokus bermain HP inilah, tersangka timbul niatan bejat. Dengan menggunakan jari tangannya, dia mencabuli korban. Setelah puas melampiaskan nafsunya, tersangka langsung meminta korban untuk pulang. 
Perbuatan bejat tersangka terbongkar, setelah malam harinya kedua korban mengadu kepada orangtuanya. Mereka mengaku kalau kelaminnya sakit ketika dibuat buang air kecil. Kedua orangtuanya lantas menanyakan pada korban apa yang terjadi. 
Diceritakan kalau kemaluannya, dibuat mainan oleh tersangka. Dari pengakuan itulah, kedua orangtua korban yang tidak terima melaporkan ke Polres Malang, malam itu juga. Berdasarkan laporan tersebut, polisi lantas menangkap tersangka ketika masih berada di padepokan. 
"Tidak tahu kok saat itu saya tiba-tiba saja kepingin memeganginya. Saya khilaf, karena memang ingin merasakan bagaimana bersenggama," tutur Bahrul Ulum.
Hingga kemarin, pemeriksaan intensif masih dilakukan petugas. (agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...