Pegawai Kejaksaan Disambar Grand Max

 
MALANG - Nasib malang menimpa pegawai Kejaksaan Negeri Kepanjen. Dwi Hariyanto, 33, warga Desa Pandanrejo, Wagir, kemarin pagi meregang nyawa setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Genengan, Pakisaji. Korban meninggal dunia, saat dalam perjalanan menuju RSSA Malang. 
"Kasus kecelakaan sudah kami tangani dan sekarang masih kami selidiki. Barang bukti kedua kendaraan yang terlibat sudah kami amankan," ujar Kanitlaka Lantas Polres Malang, Iptu Yoyok Supandi.  Kecelakaan maut tersebut, terjadi sekitar pukul 09.10. 
Tepatnya di KM 104 - 105 Surabaya - Blitar. Berawal dari sepeda motor Yamaha Jupiter MX, N 3818 HV yang dikendarai korban Dwi melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang.  Ketika melintas di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului sepeda motor tak dikenal yang berjalan searah. 
Saat menyalip ini, korban mungkin tidak memperhatikan laju kendaraan dari arah berlawanan. Bersamaan ketika menyalip itu, dari arah berlawanan melaju mobil Daihatsu Grand Max, N 8567 A, yang dikemudikan Ramun, 52, warga Desa Ngingit, Tumpang. 
Karena jarak cukup dekat dan keduanya sama-sama tak bisa menghindar, akhirnya terjadi tabrakan.  Bruakk!!! Saking kerasnya benturan, membuat tubuh korban terpental. Kepalanya membentur median jalan hingga mengakibatkan luka serius. 
Warga sekitar yang mengetahui langsung menolong korban yang masih bernyawa, dengan melarikan ke RSSA Malang.  Namun karena lukanya cukup serius, dalam perjalanan korban meninggal dunia. Jenazahnya pun langsung dibawa ke kamar mayat RSSA Malang, untuk dilakukan visum. 
Sementara warga lainnya, melaporkan kecelakaan tersebut ke petugas Laka Lantas Polres Malang. Petugas lantas mengevakuasi kendaraan yang terlibat, dan melakukan olah TKP. Sekaligus meminta keterangan saksi beberapa warga sekitar. (agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :