Tangkap Sembilan Pengedar Sabu

 
MALANG – Kinerja Satresnarkoba Polres Malang selama dua pekan di bulan April 2018 cukup menjanjikan. Sembilan pengedar narkotika diciduk karena kedapatan membawa dan akan mengedarkan sabu-sabu. Para pelaku yang terciduk menyebarkan jaringan sabu di kawasan Lawang, Turen dan Dampit.
Pengedar jaringan Lawang yaitu Wiwid Nurhidayat, 38, warga Jalan Sumbersuko Lawang, Faizal Akbar, 31, warga Pasuruan yang tinggal di Jalan Sumbersuko gang Nanas, Lawang, Didiet Sulaiman, 45, serta Kusmi Damianto, 46, keduanya merupakan warga Raos Baru, Desa Carat, Gempol, Pasuruan.
Lalu, pengedar jaringan Dampit yaitu Billy Adhiguna, 23, warga Jalan Kahuripan, Dampit, Ponijan, 23, warga Jalan Blambangan, Dampit, Sarifudin, 52, dan M Igo Efendi, 52, keduanya warga Desa Sumbertangkep, Dampit. Sementara, pengedarnya adalah Heri Susiadi, 36, warga Desa Sananrejo, Turen.
Barang bukti yang diamankan dari jaringan Lawang adalah 2 poket sabu 0,55 gram dan satu poket sabu dalam klip plastik 1,07 gram. Untuk narkoba yang disita dari jaringan Dampit, yakni 1 poket sabu seberat 0,22 gram dan 6 poket sabu berat maksimal 1,114 gram. Terakhir, barang bukti sabu yang diamankan dari jaringan Turen yaitu 4 poket sabu seberat 6,01 gram.
“Untuk kasus narkotika pada April 2018, kita mendapatkan sembilan tersangka pengedar dari sembilan kasus yang terungkap. Semuanya terkait sabu,” kata Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung.
Menurut dia, para pengedar tidak akan mendapatkan pasal yang ringan. Sembilan pengedar sabu dari tiga jaringan daerah di Malang Raya tersebut, dikenakan pasal 114 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman bagi sembilan pengedar sabu ini adalah hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.
“Pendalaman dan pengembangan masih dilakukan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar, sebagai penyuplai dari sembilan tersangka yang sudah ditangkap oleh Satresnarkoba,” tutup Ujung. (fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :