Polisi Sita Bahan Baku Trobas


MALANG - Produsen minuman keras (miras) jenis trobas, kembali digerebek. Setelah dua kali di Gedangan, akhir pekan kemarin giliran tempat pembuatan miras di Desa/Kecamatan Bantur. Petugas mengamankan seribu liter cairan bahan baku, untuk pembuatan trobas.
Sayang dalam penangkapan itu, polisi tidak berhasil menangkap pemiliknya. Pasalnya Hendra, 32, warga Desa Rejosari, Bantur yang diduga sebagai pemiliknya berhasil kabur. Kini polisi masih mengembangkan kasusnya.
“Kami masih mendalami kasusnya. Karena hanya bahan baku pembuatan miras saja. Sedangkan untuk peralatan membuat miras trobas tidak kami temukan,” ungkap Kanitreskrim Polsek Bantur, Ipda Sigit.
Menurutnya, penangkapan bahan baku trobas ini, berawal ketika malam hari petugas sedang patroli, mendapat informasi dari warga ada mobil pick up Daihatsu Gran Max, P 8086 VN bermuatan drum yang mencurigakan.
Warga curiga karena mobil itu terparkir selama dua hari.  Petugas yang mendapat informasi pun, langsung mendatangi lokasi. Didapat informasi bahwa mobil itu sebelumnya dibawa oleh Hendra.
Akhirnya setelah dibuka bahwa drum itu berisi cairan bahan baku trobas, petugas langsung membawanya ke Mapolsek Bantur.  Petugas juga berusaha mencari Hendra, termasuk ke dalam rumahnya, namun keberadaannya diketahui.
Termasuk mendatangi rumah orangtua Hendra, untuk mencari barang bukti lain seperti peralatan membuat trobas, namun tidak ditemukan.  “Kendaraan dan drum berisi cairan bahan baku miras kami amankan,” tegasnya. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :